Pengendara Motor Tewas Tertabrak KA Harina di Rel Kokrosono Semarang

Pengendara Motor Tewas Tertabrak KA Harina di Rel Kokrosono Semarang

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Jumat, 03 Apr 2026 18:08 WIB
Lokasi motor tertabrak kereta di perlintasan rel Jalan Kokrosono, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jumat (3/4/2026).
Lokasi motor tertabrak kereta di perlintasan rel Jalan Kokrosono, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jumat (3/4/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Seorang pengendara motor tertabrak kereta api di perlintasan Jalan Kokrosono, Kecamatan Semarang Tengah. Pengendara motor berinisial S (66) tersebut meninggal di lokasi.

Pantauan detikJateng sekitar pukul 16.45 WIB, tampak perlintasan sebidang itu dipadati kendaraan dari dua arah. Motor korban yang merupakan Supra dengan pelat nomor H 5083 NZ tengah dievakuasi kepolisian.

Motor korban tampak ringsek dengan bodinya yang sudah hancur. Korban yang merupakan lelaki paruh baya sudah dievakuasi ambulans dan dibawa menuju RSUP Dr Kariadi Kota Semarang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas pos PJL 5 Kokrosono, Mustafirin mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Seorang pria pengendara motor tanpa helm nekat menerobos palang kereta yang sudah tertutup.

"Pemotornya dari utara, palang sudah ditutup, lah bapaknya menerobos, nggak lihat ada kereta datang," kata Mustafirin kepada detikJateng di lokasi, Jumat (3/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan, Kereta Api Harina yang melintas dari barat ke timur itu disebut berkecepatan sekitar 80 km per jam. Warga setempat juga telah memperingatkan korban.

"Bapak itu pikirannya kan masih jauh (keretanya), mungkin. Terus nerobos, nggak nyadar. Sudah sempat ngerem, tapi roda yang depan sudah masuk ke jalur KA," jelasnya.

"Warga sudah meneriaki, warga teriak 'Pak, ada kereta, Pak'. Bapaknya (korban) nyelonong. Sempat ngerem tapi nggak sampai, roda depan sudah di jalur KA," lanjutnya.

Ia menyebut, pengendara saat itu berkendara sendirian. Nahasnya, ia terpental dari motor dan tak mengenakan helm, sehingga meninggal di tempat dengan luka di kepala.

"Jadi kepental, nggak keseret, cuma kepental sekitar 3-4 meter. Tubuhnya masih utuh, tapi MD di tempat, luka di kepala," lanjutnya.

Hal itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Nurul. Ia menyebut, korban merupakan warga Panggung Kidul, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

"Iya, korban inisial S, umur 66 tahun, warga Panggung Kidul," kata dia di lokasi.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif juga membenarkan hal tersebut. Ia menyebut, korban tertemper KA Harina relasi Bandung-Surabaya Pasarturi di jalur hulu petak jalan Semarang Poncol-Jerakah pukul 16.15 WIB.

"Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor menerobos perlintasan yang telah tertutup dan menemper KA, kemudian terpental ke sisi kiri jalur," jelasnya.

"Sebelum kejadian, Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) telah membunyikan semboyan 35 secara berulang sebagai peringatan kepada pengguna jalan," lanjutnya.




(azu/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads