Kamar Kos Dekat Pasar Peterongan Semarang Ludes Terbakar

Kamar Kos Dekat Pasar Peterongan Semarang Ludes Terbakar

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Jumat, 03 Apr 2026 15:27 WIB
Kamar kos dekat Pasar Peterongan Semarang ludes terbakar, Jumat (3/4/2026).
Kamar kos dekat Pasar Peterongan Semarang ludes terbakar, Jumat (3/4/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng
Semarang -

Sebuah asap hitam kebakaran dari arah Pasar Peterongan Semarang sempat membuat heboh. Asap itu ternyata berasal dari kamar kos yang berada di Jalan Peterongan
Tengah Raya, Peterongan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.

Pantauan detikJateng di lokasi, tampak kamar kos tersebut berada di lantai dua. Dari luar, hanya tampak sebagian kecil tembok kamar kos hangus. Lokasi kos ini memang cukup dekat dengan Pasar Peterongan.

Dilihat di kamar kos tersebut, tampak barang-barang di lokasi mulai baju hingga peralatan elektronik porak-poranda. Sebagian barang tersebut terlihat hangus terbakar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak lagi tersisa atap kamar kos tersebut. Rangka atap pun turut hangus terbakar. Tercium juga aroma hangus bekas terbakarnya barang-barang di lokasi.

Penyewa kamar kos tersebut, Eliezer Bayu (28), mengatakan dirinya bersama istri dan anaknya saat terjadi kebakaran berada di lantai bawah. Saat itu dia melihat listrik bermasalah.

ADVERTISEMENT

"Kita di bawah ngobrol. Tiba-tiba listriknya ngetrip, dinyalain nggak mau. Ada suara cetak," jelas Eliezer saat ditemui di lokasi, Jumat (3/4/2026).

Tetiba, dia mendengar teriakan kebakaran dari luar kos. Saat naik ke atas, dirinya menjumpai kamar kosnya kebakaran pada pukul 11.15 WIB.

"Tiba-tiba dengar teriakan dari luar. Naik ke atas terbakar, mungkin karena kabel korslet," terangnya.

Eliezer pun langsung meminta pertolongan sembari berusaha memadamkan api. Tim Pemadam Kebakaran juga langsung terjun ke lokasi.

"Padam jam 12 kurang 15," imbuhnya.

Dia menyebut barang penting berupa perangkat elektronik hingga Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) juga terbakar. Dia pun masih belum paham bakal tinggal di mana untuk sementara.

"BPKB, Laptop ada empat, BPKB ada dua, handphone enam. Kebetulan jual beli barang bekas dan servis juga," kata pria asal Jogja itu.

"Kebetulan barangnya sudah habis. Jadi punya saya sendiri," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, menerangkan pihaknya menerjunkan 20 personel untuk memadamkan kebakaran tersebut.

"Jumlah personil 20," kata Tantri melalui pesan singkat kepada detikJateng siang ini.

Dia menyebut tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Adapun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 50 juta.

"Total kerugian kurang lebih Rp 50 juta," sebutnya.




(alg/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads