Pemuda berinisial H (19) warga Pasean, Pamekasan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Calya warna putih. Mobil itu terparkir di tepi jalan Raya Jogja-Solo wilayah Meger Baru, Desa Meger, Kecamatan Ceper, Klaten.
"Posisi mobil terparkir di tepi jalan Jogja-Solo, Meger Baru (Selatan SPBU Karangwuni). Yang menemukan juga keluarganya sendiri yang sejak pagi mencari," kata Kapolsek Ceper AKP Nahrowi kepada detikJateng, Rabu (1/4/2026) siang.
Dijelaskan Nahrowi, korban pamit sejak pagi kepada keluarganya yang berada di Solo. Setelah itu korban tidak bisa dihubungi. Keluarganya lalu melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan mobil yang dikemudikan korban terparkir di tepi jalan di depan rumah kosong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut ibunya memang punya riwayat sakit di perut sebelah kiri, tapi belum sempat diperiksakan. Dugaan penyebab meninggalnya karena sakit," ujar Nahrowi.
Nahrowi menambahkan, ada bekas muntahan di dalam mobil itu. Setelah dicek, jenazah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.
"Sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan dengan membuat surat pernyataan. Keluarga menerima," imbuh Nahrowi.
Seorang warga, Adev (26), mengatakan sekitar pukul 13.30 WIB dirinya sedang istirahat tetapi di lokasi ada ramai-ramai. Dirinya keluar rumah untuk mengecek.
"Tahu ramai saya keluar ternyata ada orang meninggal di dalam mobil. Dilihat dalam mobil ada muntahan, mungkin sakit," kata Adev kepada wartawan di lokasi.
Menurut Adev, saat dirinya ke lokasi, korban sudah dikeluarkan dari dalam mobil. Menurut pihak keluarga, korban dari Solo mau ke Jogja.
"Korban dari Solo mau ke Jogja, tapi keluarga khawatir karena ditelepon tidak bisa kemudian menelusuri di jalan Jogja-Solo. Mobil dari pagi berhenti di sini," katanya.
Komandan Regu 3 Damkar Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Tri Hatmoko menjelaskan sekitar pukul 13.45 WIB markas mendapatkan telepon dari Damkar Sukoharjo. Damkar Sukoharjo ditelpon keluarga korban.
"Damkar Sukoharjo dapat telpon dari keluarga korban tersebut, lalu diteruskan ke Damkar Klaten. Kita berangkatkan empat personel," kata Tri.
Sampai di lokasi, terang Tri, korban sudah dikeluarkan oleh pihak keluarga dengan membuka kaca disaksikan warga sekitar. Korban setelah dicek kepolisian lalu dibawa ke RS Islam.
"Dikoordinasikan dengan pihak Polsek Ceper, juga Inafis Polres datang, setelah identifikasi selesai dibawa ke RS Islam," lanjut Tri.
(dil/apl)
