Tak Bahas Selat Hormuz Saat Jamu Dubes Iran, Jokowi: Itu Urusan Pemerintah

Tak Bahas Selat Hormuz Saat Jamu Dubes Iran, Jokowi: Itu Urusan Pemerintah

Tara Wahyu NV - detikJateng
Rabu, 01 Apr 2026 14:14 WIB
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menjamu Dubes Iran Mohammad Boroujerdi di rumahnya, Sumber, Solo, Rabu (1/4/2026).
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menjamu Dubes Iran Mohammad Boroujerdi di rumahnya, Sumber, Solo, Rabu (1/4/2026). Foto: Tara Wahyu/detikJateng
Solo -

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), mengungkapkan isi pertemuannya dengan Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi. di Dalam pertemuan itu, Jokowi mengaku tidak melakukan negosiasi membuka Selat Hormuz untuk kapal Indonesia.

Jokowi mengatakan dirinya membahas banyak hal dengan Boroujerdi. Namun mengenai Selat Hormuz, menurutnya itu merupakan kewenangan dari pemerintah.

"Ya tadi saya menyampaikan banyak hal, tetapi itu urusan pemerintah ya," kata Jokowi ditanya apakah dirinya melobi Dubes Iran soal pembukaan Selat Hormuz, Rabu (1/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi menekankan pertemuan itu juga untuk menjaga hubungan antarnegara. Jokowi menilai relasi yang baik dengan Iran memiliki dampak positif yang luas, baik dari sisi penguatan ekonomi maupun stabilitas geopolitik di kancah internasional.

ADVERTISEMENT

"Ya intinya kita ingin terus menjaga hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran. Saya kira itu bagus, baik untuk urusan ekonomi maupun bagus untuk urusan geopolitik," ungkapnya.

Selain membahas hubungan bilateral, Jokowi juga menyoroti pentingnya menyuarakan penghentian konflik di berbagai belahan dunia. Ia memberikan dukungan terhadap kampanye anti-perang demi terwujudnya perdamaian dunia yang berdampak langsung pada kesejahteraan global.

"Saya kira baik kampanye untuk menghentikan perang, kampanye anti-perang. Saya kira dunia ini butuh sebuah dunia yang damai, membutuhkan relasi hubungan yang baik antarnegara," tutur Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo itu menyebut, konflik antarnegara hanya akan memicu hambatan besar bagi pertumbuhan ekonomi, terutama terkait krisis energi dan minyak yang kini tengah dirasakan banyak negara.

"Sehingga kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi, semuanya bisa berjalan dengan normal tanpa hambatan-hambatan. Misalnya sekarang ini semua negara kesulitan energi, semua negara kesulitan minyak, itu tidak terjadi kalau perang tidak ada," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediaman Sumber, Banjarsari, Solo.

Boroujerdi sempat mengucapkan hari raya Idulfitri dan berterima kasih atas ucapan belasungkawa gugurnya Ayatollah Ali Khamenei.

Dari pantauan detikJateng, Boroujerdi tiba di kediaman Jokowi sekira pukul 11.40 WIB. Jokowi menyambut kedatangan Boroujerdi di depan rumah.

Boroujerdi juga mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri kepada Jokowi. Selanjutnya mereka melanjutkan pertemuan secara tertutup.

"Assalamualaikum, selamat hari raya Idulfitri," sapa Boroujerdi disambut Jokowi, Rabu (1/4/2026).

"Waalaikumsalam," jawab Jokowi.

Setelah saling sapa, Jokowi kemudian mempersilakan masuk Boroujerdi.

"Terima kasih, selamat datang di Solo, dan di rumah saya," sapa Jokowi.

Selanjutnya mereka melakukan pertemuan di ruang tengah kediaman Jokowi. Jokowi juga mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei.



(par/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads