Sertu Muhammad Nur Ichwan yang gugur di Lebanon akibat serangan Israel merupakan warga Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Siang ini, para pelayat mulai berdatangan ke rumah duka korban.
Pantauan detikJateng, rumah duka Sertu Ichwan berada di Dusun Deyangan, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan. Di rumah duka terlihat ada satu karangan bunga ucapan duka cita. Karangan bunga tersebut dikirim oleh Lembaga Kajian Pertanahan Strategis (Keris).
Sekitar pukul 12.12 WIB, nampak para pelayat mulai berdatangan untuk menyampaikan duka cita. Nampak para pelayat yang berdatangan adalah warga sekitar hingga kerabat korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Istri Sertu Ichwan, Hanadita Anjani (26), mengatakan jenazah korban rencananya rencananya dipulangkan pada Kamis (2/4).
"Sementara ini (kepulangan jenazah) ada info kemungkinan tanggal 2. Sementara info tanggal 2," kata Anjani kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).
Sementara itu, warga pun sudah mempersiapkan liang lahat. Rencana jenazah akan dimakamkan di pemakaman Dusun Deyangan.
Suasana rumah duka Sertu Muhammad Nur Ichwan di Dusun Deyangan, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa (31/3/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng |
"Satuan ke sini, terlalu lama langsung upacara sudah siap (makam). Makam Deyangan," kata Ketua RT 01/RW 03, Dusun Deyangan, Safrodin.
Warga pun juga telah memasang tenda untuk para pelayat. Tenda yang didirikan persis di depan rumah duka.
Sebelumnya, Ketua RT 01/RW 03 Dusun Deyangan, Safrodin, mengatakan keluarga memperoleh informasi Sertu Ichwan meninggal pada pada Senin (30/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Informasi yang diterima keluarga, Sertu Ichwan meninggal karena mobil yang dikendarai saat bertugas terkena ranjau.
"Informasi saya dengar mereka istilahnya evakuasi sana (korban yang gugur), kemudian begitu ada iring-iringan dua atau tiga mobil. Mas Ichwan bagian depan begitu masuk (melintas) kena ranjau itu," kata Safrodin kepada wartawan di rumah duka.
Keluarga menunjukkan foto Sertu Ichwan yang gugur saat tugas di Lebanon, Selasa (31/3/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng |
Kemarin, katanya, baru memperoleh informasi kejadiannya. Kemudian belum diketahui kondisi yang sebenarnya.
"Itu kemarin belum jelas hanya simpang siur, baru kejadian kemarin jam 6 sore sana jam 12. Ada kejadian, tapi belum jelas. Baru tadi pagi dari Jogja, jam 08.00 (menyampaikan Mas Iwan gugur)," sambungnya.
Sertu Muhammad Nur Ichwan merupakan putera pertama pasangan almarhum Isyadi dan Zeniah. Ia meninggalkan seorang istri Hanadita Anjani dan seorang anak berjenis kelamin perempuan yang baru berusia 7 bulan.
"Sudah berkeluarga punya anak satu, istri Anjani dari Borobudur. Satu (anak) usia baru beberapa bulan. Iya (7 bulanan) perempuan," pungkasnya.
Berdasarkan informasi diperoleh detikJateng, Sertu Muhammad Nur Ichwan sebagai Bakesdam IX/Udayana. Kesatuan Kesdam IX/Udayana, lahir Magelang, 12 Mei 2000.
(afn/apl)













































