Heboh Pohon di Makam Pekalongan Terbakar Kena Petir, 2 Hari Baru Padam

Heboh Pohon di Makam Pekalongan Terbakar Kena Petir, 2 Hari Baru Padam

Robby Bernardi - detikJateng
Selasa, 31 Mar 2026 13:30 WIB
Pohon randu terbakar usai disambar petir di Pekalongan.
Pohon randu terbakar usai disambar petir di Pekalongan. (Foto: dok. Kades Dororejo)
Pekalongan -

Pohon randu setinggi 20 meter di area makam Desa Dororejo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, terbakar setelah tersambar petir pada Minggu sore (29/3). Api dilaporkan menyala hingga dua hari sebelum akhirnya padam pada Senin (30/3).

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan makam yang berada di tepi jalan penghubung Doro Gunung-Doro Mantek. Kepala Desa Dororejo, Limin, mengatakan kejadian bermula saat hujan gerimis disertai petir mengguyur wilayah tersebut usai waktu asar.

"Pada Minggu sore habis asar, kondisi gerimis rintik-rintik. Tiba-tiba petir menyambar pohon randu yang ada di tepi jalan area makam," kata Limin saat dihubungi, Selasa (31/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pohon randu yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun itu langsung terbakar di bagian atas setelah tersambar petir. Awalnya, api terlihat kecil, namun lama-kelamaan membesar akibat tiupan angin.

ADVERTISEMENT

"Awalnya api kecil, tapi karena angin, api membesar dan membumbung tinggi membakar bagian atas pohon," jelasnya.

Kobaran api tersebut tidak langsung padam dan terus menyala hingga dua hari, dari Minggu hingga Senin. Setelah api padam, bagian pucuk pohon sepanjang kurang lebih 3 meter dilaporkan ambruk akibat terbakar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan bangunan di sekitar lokasi, peristiwa ini sempat menarik perhatian warga setempat.

Limin menambahkan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi pada tahun 2018 di pohon yang sama. Namun saat itu, api tidak sebesar dan tidak berlangsung selama kejadian kali ini.

Pemerintah desa mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat terjadi hujan disertai petir, mengingat potensi sambaran yang dapat memicu kebakaran.




(aku/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads