Talud Jembatan Sungai Widodaren Pati Longsor, Akses Warga Terancam

Talud Jembatan Sungai Widodaren Pati Longsor, Akses Warga Terancam

Dian Utoro Aji - detikJateng
Selasa, 31 Mar 2026 11:36 WIB
Talud atau sayap jembatan sungai widodaren longsor, ruas jalan menuju Desa Watesaji ikut amblas dan menghambat perjalanan warga.
Talud atau bagian sayap jembatan Sungai Widodaren Desa Lumbungmas Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati longsor setelah hujan deras semalam, Selasa (31/3/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Pati -

Talud atau dinding sayap jembatan Sungai Widodaren, Desa Lumbungmas, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati longsor akibat hujan deras semalam. Peristiwa ini menyebabkan ruas jalan menuju jembatan amblas ikut terbawa longsor.

Pantauan detikJateng di lokasi pukul 10.00 WIB, talud setinnggi 3 meter yang longsor itu mengarah ke Sungai Widodaren. Tampak masih ada sisa longsor pagi ini.

Akibat dari peristiwa ini, ruas jalan dari Lumbungmas ke Dukuh Morotoko, Desa Watesaji terhambat, karena ruas jalan tinggal separuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk memberikan rambu-rambu, warga tanami dua pohon pisang di pinggir talud yang longsor serta spanduk bertuliskan imbauan agar berhati-hati bagi warga yang melintas.

ADVERTISEMENT

Kepala Desa Lumbungmas, Sutik mengatakan longsor ini diakibatkan oleh curah hujan deras yang terjadi sejak Senin (30/3/2026) malam.

"Semalam hujan yang lebat dan disertai petir, pada waktu Magrib pukul 18.30 WIB sungai sebenarnya tidak banjir besar hanya banjir kecil karena fondasi terlalu tua, karena pembangunan sudah tahun 1990-an, sehingga pun sudah agak retak-retak dengan hujan lebat dan terjadi seperti ini longsor di tebing sayapan Sungai Widodaren Desa Lumbungmas, Kecamatan Pucakwangi," jelas Sutik saat ditemui di lokasi, Selasa (31/3/2026).

Dia mengatakan akses jalan ini merupakan satu-satunya bagi warga. Sebab jika tidak lewat sini, warga harus memutar melintas wilayah Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, yang jaraknya puluhan kilometer.

"Untuk akses menuju ke wilayah ke Dukuh Morotoko, Desa Watesaji, ini agar terhambat karena jalan tinggal separuh saja," jelasnya.

Untuk mencegah kondisi semakin parah, Sutik mengimbau kendaraan berat seperti truk agar tidak melintas di jalan jembatan Sungai Widodaren. "Untuk truk kami imbau tidak melewati dulu. Untuk mobil kecil masih bisa melewati," jelasnya.

Sutik mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pati sebab jalan ini menjadi kewenangan dari pemerintah daerah.

"Tadi pagi sudah disurvei dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pati karena ini kewenangan dari Pemkab Pati. Harapan kami untuk segera ditanggul kembali karena ini akses satu-satunya warga Watesaji," kata Sutik.

Salah satu pengguna jalan bernama Singgih berharap ruas jalan ke jembatan ini agar segera diperbaiki. Ia mengaku khawatir titik longsor semakin luas hingga memutus jembatan.

"Khawatir kalau tidak segera diperbaiki longsor semakin meluas dan memutuskan jembatan Sungai Widodaren," ujarnya.




(par/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads