Jalan ke RSUD Kayen Pati Rusak Bikin Celaka, Warga Tanami Pohon Pisang

Jalan ke RSUD Kayen Pati Rusak Bikin Celaka, Warga Tanami Pohon Pisang

Dian Utoro Aji - detikJateng
Senin, 30 Mar 2026 14:30 WIB
Jalan rusak di Desa Kayen, Pati, ditanami pohon pisang oleh warga, Senin (30/3/2026).
Jalan rusak di Desa Kayen, Pati, ditanami pohon pisang oleh warga, Senin (30/3/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Pati -

Warga menanami ruas jalan di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, dengan sejumlah pohon pisang. Aksi ini sebagai protes karena jalan menuju RSUD Kayen ini rusak berbulan-bulan tapi tidak kunjung diperbaiki.

Pantauan detikJateng di lokasi, jalan yang rusak sepanjang 500 meter. Jalan ini menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Pati

Terlihat di lokasi ada beberapa tanaman pohon pisang di tengah jalan. Pohon pisang ini ditanam di sejumlah lubang jalan yang menganga cukup dalam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ruas jalan pemkab ini rusaknya cukup parah. Banyak lubang menganga. Selepas hujan dipenuhi air. Pengguna jalan yang tidak berhati-hati bisa terperosok ke jalan.

Warga Kayen, Herlan Puji Jasmani mengaku sengaja menanam pohon pisang di jalan rusak tersebut. Aksi ini dilakukan sejak Minggu (29/3) kemarin.

ADVERTISEMENT

Herlan mengaku menanam pohon pisang di jalan ini sebagai rambu kepada pengguna jalan.

"Sederhana tujuannya saya, cuma memberikan rambu-rambu pengguna jalan sampai pemangku kebijakan. Saya sebagai warga Kayen merasa ada aset yang dilindungi seperti rumah sakit, KUA, SMA, kemudian masjid, semua ada di sini. Harusnya jalan ini bagus sehingga bisa integrasi dengan tujuan ada rumah sakit," kata Herlan ditemui di lokasi, Senin (30/3/2026).

Herlan mengaku sempat terperosok di jalan tersebut beberapa hari lalu. Saat itu dia lewat jalan yang kondisinya tertutup genangan banjir. Karena tidak tahu ada lubang, ia terperosok dan terjatuh di jalan tersebut.

"Saya sendiri kemarin celaka jam 02.00 WIB. Saya dari Solo, tidak tahu kalau di sini berlubang, saya jatuh di sini," ujarnya.

"Harapannya dibangun biar cepat selesai supaya terintegrasi dengan rumah sakit. Misalnya ada orang yang sakit cepat, harapan saya seperti itu," imbuhnya.

Warga Desa Kayen lainnya, Sujarwanto juga berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki. Sebab jalan ini akses warga menuju rumah sakit dan Pasar Kayen.

"Permintaan masyarakat itu penginnya diperbaiki lagi karena parah sekali. Karena jalan rusak, orang malas ke sini, pedagang jadi sepi, terus motor baru dicuci langsung kotor," ujarnya.

Menurutnya ada beberapa pengguna jalan yang pernah terjatuh di ruas jalan ini.

"Yang jatuh satu dua, di depan berhenti yang di belakang nabrak di depannya. Tapi tidak tiap hari tadi ada kecelakaan," jelasnya.

Respons Pemkab Pati

Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengatakan ruas jalan rusak itu menghubungkan kantor Kawedanan menuju Kota Kayen. Menurutnya, pemerintah sudah menganggarkan Rp 1,25 miliar di tahun ini untuk perbaikan jalan dengan konstruksi beton.

"Ya Mas itu ruas jalan kantor Kawedanan-Kota kayen, sudah dialokasikan 2026 ini Rp 1,25 miliar dengan konstruksi beton," jelas Hasto saat dihubungi siang ini.

Hasto mengatakan pengerjaan jalan tersebut menunggu perintah dari Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.

"Kalo pengerjaan menunggu perintah dari Pak Plt Bupati, untuk perencanaannya sudah jadi, tinggal menunggu perintah terus ditenderkan," jelasnya.

Sementara itu Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengatakan perbaikan jalan menunggu asisten dari KPK.

"Insyaallah tanggal 14-17 April 2026 ada asistensi dari KPK, nanti setelah itu kita laksanakan perbaikan jalan," terang dia.




(dil/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads