Kebakaran meludeskan rumah warga di Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, pagi tadi. Tiga unit sepeda motor, mesin panen padi, mesin jahit hingga uang kas RT ikut ludes terbakar.
"Kebakaran terjadi pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB," kata Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, kepada detikJateng Senin (30/3/2026).
Kebakaran tersebut melanda rumah milik Rohmadi (58) warga Dukuh Grogolan, RT 01 RW 02 Desa Grogolan, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali. Kebakaran di rumah Rahmadi yang menjabat sebagai Bendahara RT ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 07.30 WIB, warga melihat adanya kepulan asap tebal dari atap rumah korban. Saksi kemudian memberitahukan kepada warga lainnya.
Tak lama kemudian, kepulan asap tersebut langsung berubah menjadi kobaran api yang sangat besar. Selanjutnya warga sekitar pun berbondong-bondong membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun api dengan cepat membesar dan merembet ke bagian lain rumah itu. Bahan bangunan rumah yang mudah terbakar, membuat api dengan cepat membesar.
Warga juga melaporkan kejadian itu ke Polsek Karanggede dan menghubungi Damkar Boyolali untuk minta bantuan memadamkan api. Damkar dari Pos Klego langsung mendatangi lokasi kejadian. Damkar dari Pos Induk Boyolali juga dikerahkan ke lokasi kejadian.
Dikemukakan Supriyono, akibat kebakaran itu korban mengalami kerugian materiel yakni satu bangunan rumah ukuran 8 x 15 meter, terbuat dari kayu terbakar habis. Selain itu juga 3 unit sepeda motor yakni Revo, Supra dan Mio serta satu sepeda listrik, ikut terbakar.
"Kemudian satu mesin jahit, mesin untuk panen padi dan satu mesin diesel sedot air. Lalu ada uang tunai kas RT Rp 10 juta serta surat-surat penting seperti sertifikat tanah, BPKB, STNK dan seluruh ijazah," jelasnya.
Kerugian materiel diperkirakan mencapai sekitar Rp 125 juta. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Kapolsek Karanggede, AKP Suramto Widodo, saat dimintai konfirmasi juga membenarkan adanya kejadian kebakaran di rumah tersebut. Pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian dan menghubungi Damkar Boyolali. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIB.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik," kata S. Widodo.
Widodo menyebut kebakaran itu dialami Rohmadi yang menjabat sebagai bendahara RT.
"Jabatannya bendahara RT. Betul ada uang kas RT yang ikut terbakar," pungkasnya.
(ams/apl)











































