Mengenal Perbedaan IELTS, TOEFL, dan TOEIC serta Kegunaannya

Mengenal Perbedaan IELTS, TOEFL, dan TOEIC serta Kegunaannya

Arum Sekar Pertiwi - detikJateng
Senin, 30 Mar 2026 13:09 WIB
Selembar kertas ujian dengan pena di atasnya. Perbedaan IELTS, TOEFL, dan TOEIC.
Ilustrasi Tes IELTS, TOEFL, dan TOEIC (Foto: Dok. Shutterstock)
Solo -

Saat ini, kecakapan bahasa Inggris menjadi salah satu kemampuan yang diperhitungkan oleh banyak perusahaan atau institusi. Alhasil, banyak seleksi pekerjaan maupun pendidikan yang mencantumkan syarat hasil tes bahasa Inggris. Tes yang disyaratkan dapat berupa IELTS, TOEFL, maupun TOEIC. Apa bedanya?

Dikutip dari laman British Council, terdapat banyak tipe tes kecakapan bahasa Inggris. Beberapa di antaranya yang populer adalah IELTS, TOEFL, dan TOEIC. Ketiga tes ini memiliki materi tes dan tujuan yang berbeda-beda sehingga kegunaannya pun berlainan.

Tes kecakapan bahasa Inggris resmi membutuhkan biaya yang tidak sedikit, berkisar antara ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Selain itu, ketiga tes ini juga memiliki masa kadaluwarsa. Oleh karena itu, detikers perlu memahami detail dari tiap tes, termasuk kegunaannya sebelum memilih tes.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menambah referensi tentang tes kecakapan bahasa Inggris, cermati perbedaan antara IELTS, TOEFL, dan TOEIC yang dirangkum dari laman OXM College dan British Council berikut ini.

ADVERTISEMENT

IELTS: Pengertian dan Komponen Tes

International English Language Testing System (IELTS) merupakan tes bahasa Inggris yang dikelola oleh British Council, IDP Education, dan Cambridge Assessment English. Terdapat 2 versi tes IELTS, yaitu IELTS academic yang menguji kemampuan bahasa Inggris di lingkup akademik dan IELTS general training yang menguji praktik bahasa Inggirs di lingkungan sehari-hari. IELTS academic ditujukan untuk pendidikan tinggi, sedangkan general training untuk imigrasi dan pekerjaan.

Terdapat 4 bagian tes yang diujikan, yaitu listening (40 menit), reading (60 menit), writing (60 menit), dan speaking (11-14 menit). Khusus speaking, peserta akan melakukan tes secara tatap muka dengan penguji. Tiap bagian memiliki nilai tersendiri yang kemudian akan dijumlah dan diambil rata-ratanya untuk menghasilkan nilai akhir. Skor yang digunakan sendiri berada dalam rentang 1-9.

Soal yang diujikan meliputi bahasa Inggris versi British dan American. Perbedaan isi tes IELTS academic dan general training terletak pada bagian reading dan writing. Setelah mengerjakan tes, peserta biasanya akan menerima hasilnya 13 hari kemudian. Hasil tes tersebut bisa digunakan selama 2 tahun berikutnya.

Untuk mempersiapkan tes IELTS, peserta perlu fokus pada manajemen waktu dan variasi bahasa Inggris yang beragam yang mencakup situasi sosial, general, dan akademik.

TOEFL: Pengertian dan Komponen Tes

Test of English as a Foreign Language (TOEFL) merupakan tes bahasa Inggris Amerika yang paling populer. Tes ini awalnya dikembangkan oleh Center for Applied Linguistics di Washington, DC. Soal yang diujikan dalam tes ini mencerminkan penggunaan bahasa Inggris dalam lingkungan akademik sehari-hari dalam bentuk tugas yang terintegrasi.

Sama seperti IELTS, TOEFL juga memuat tes reading (54-72 menit), listening (41-57 menit), speaking (17 menit), dan writing (50 menit).

Terdapat beberapa jenis TOEFL dengan sistem penilaian yang berbeda-beda, seperti TOEFL CBT hingga TOEFL iBT. TOEFL iBT sendiri bisa dikerjakan di pusat tes, rumah, maupun dalam versi Paper. TOEFL IBT di pusat tes maupun rumah memiliki tes yang sama. Adapun TOEFL Paper menguji 4 bagian tes, tetapi harus diselesaikan dalam 2 sesi.

Setelah mengerjakan tes, biasanya peserta akan mendapatkan hasilnya setelah 6-10 hari. Hasil tes tersebut kemudian bisa digunakan hingga 2 tahun. Untuk mempersiapkan tes TOEFL, peserta perlu fokus pada bentuk tes terintegrasi dan academic vocabulary.

TOEIC: Pengertian dan Komponen Tes

Test of English for International Communication (TOEIC) merupakan tes yang menguji kecakapan komunikasi bahasa Inggris di lingkungan kerja. Tes ini populer di negara Asia, terutama di lingkup profesional dan bisnis. Misalnya, perusahaan di sektor aviasi biasanya menggunakan tes ini untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris karyawannya.

Sama seperti kedua tes sebelumnya, TOEIC juga menguji 4 jenis kemampuan bahasa Inggris. Namun, keempat tes ini terbagi menjadi 2 bagian tes, yaitu tes listening dan reading (listening 45 menit dan reading 75 menit) serta speaking dan writing (speaking 20 menit dan writing 60 menit). Tes listening dan reading menghasilkan skor dengan rentang 10-990, speaking menghasilkan skor 0-200, sedangkan writing menghasilkan skor 0-200.

Setelah mengerjakan tes, peserta akan mendapatkan sertifikat untuk tiap komponen tes dan dapat diterima setelah 5-7 hari. Hasil tes ini bisa digunakan hingga 2 tahun. Untuk mempersiapkan tes ini, peserta perlu memahami terminologi bisnis dan praktik komunikasi di lingkup bisnis/profesional.

Kegunaan IELTS, TOEFL, dan TOEIC

IELTS biasanya digunakan untuk tujuan akademik, profesional, dan imigrasi. TOEFL biasanya digunakan dalam seleksi akademik. Adapun TOEIC biasanya digunakan di lingkup bisnis dan profesional.

Berdasarkan tujuan dan komponen ketiga tes tersebut, terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih tes.

1. Tujuan

Jika ingin menempuh pendidikan tinggi, pilihlah IELTS academic atau TOEFL. Jika ingin pindah (migrasi) ke luar negeri, pilihlah IELTS general training. Jika ingin melamar pekerjaan atau mengembangkan karier profesional, pilihlah TOEIC. Namun, banyak juga perusahaan dalam negeri yang lebih memilih TOEFL atau IELTS, sehingga detikers perlu memperhatikan syarat dari perusahaan.

2. Destinasi (Negara Tujuan)

Negara Inggris, Australia, dan Kanada biasanya lebih menerima IELTS. TOEFL biasanya diterima di Amerika Serikat. Adapun TOEIC biasa digunakan di negara-negara Asia.

3. Preferensi Pribadi

Beberapa tes yang telah disebutkan memiliki format tes daring maupun luring. Pemilihan tipe tes perlu dilakukan dengan mempertimbangkan preferensi pribadi, seperti format tes, metode speaking, dan durasi pengerjaan yang lebih disukai serta dana yang dimiliki.

Nah, itu dia perbedaan IELTS, TOEFL, dan TOEIC. Semoga bisa menjadi referensi dalam pemilihan tes, ya!

Artikel ini ditulis oleh Arum Sekar Pertiwi peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(num/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads