3 Wisatawan Hanyut Terseret Ombak Pantai Kebumen, 1 Hilang

3 Wisatawan Hanyut Terseret Ombak Pantai Kebumen, 1 Hilang

Rinto Heksantoro - detikJateng
Minggu, 29 Mar 2026 12:46 WIB
Tim SAR melakukan pencarian wisatawan yang hilang terseret ombak Pantai Watu Bale, Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kebumen pada Minggu (29/3/2026).
Tim SAR melakukan pencarian wisatawan yang hilang terseret ombak Pantai Watu Bale, Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kebumen, Minggu (29/3/2026). Foto: dok. BPBD Kebumen
Kebumen -

Tiga wisatawan terseret ombak pantai Kebumen. Dua orang berhasil diselamatkan, namun satu lainnya hilang dan hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Korban adalah Ibnuyun (15) warga Desa Pucang,Kecamatan Mbawang, Kabupaten Banjarnegara, Muhammad Arron Vito Wijaya (15) warga Desa Blitar Kecamatan Petambakan, dan Ghani Anfa M (16) warga Desa Parakancanggah Kecamatan Banjarnegara. Ketiga remaja asal Banjarnegara itu terseret ombak Pantai Watu Bale, Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kebumen pada Minggu (29/3/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Adapun korban Muhammad Arron Vito Wijaya dan Ghani Anfa M berhasil diselamatkan petugas. Namun nahas, korban Ibnuyun hilang terseret ombak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang terseret tiga wisatawan. Dua korban berhasil diselamatkan, satu korban hilang," kata Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto saat dihubungi detikJateng, siang ini.

ADVERTISEMENT

Heri menjelaskan, sebelum peristiwa itu terjadi, pukul 08:55 WIB ketiga korban tersebut bermain air dan berenang di Pantai Watu Bale. Petugas yang berada di lokasi pun sudah menghimbau agar para pengunjung tidak melewati bendera merah atau batas aman.

Akan tetapi, mereka tetap tidak mengindahkan peringatan petugas. Nahas, tiba-tiba ombak besar datang dan menyapu mereka.

Salah satu personel personel dari SAR Lawet Perkasa, Abdul Halim yang sedang bertugas, berenang menyelamatkan dua korban. Namun, satu lainnya hilang.

"Tiga pengunjung wisata berenang di Pantai Watu Bale. Tim SAR yang piket berkali-kali mengimbau untuk tidak melewati bendera merah atau batas aman. Akan tetapi tiba-tiba ombak besar datang dan mereka tersapu. Personil dari SAR Lawet Perkasa yang sedang bertugas berhasil berenang menyelamatkan dua orang namun satu orang lagi tidak terlihat," jelasnya.

Petugas tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian korban. Namun hingga kini korban belum berhasil ditemukan.

"Saat ini masih dalam pencarian," pungkasnya.



(ams/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads