Korban Ledakan Mercon di Pituruh Purworejo Meninggal

Rinto Heksantoro - detikJateng
Minggu, 29 Mar 2026 11:14 WIB
Korban ledakan mercon di Pituruh, Kebumen, saat akan dimakamkan Minggu (28/3/2026). Foto: Rinto Heksantoro/detikJateng
Purworejo -

Setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit selama lebih dari sepekan, korban ledakan mercon di Purworejo, Mumammad Rizki Pratama (18), akhirnya meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dimakamkan di pemakaman desa setempat.

Peristiwa ledakan mercon tersebut terjadi di rumah Rohiman (46) Dusun Tanggul Angin, Desa Tasik Madu, Kecamatan Pituruh pada Jumat (20/3/2026) pukul 15.30 WIB. Akibat peristiwa itu, lima orang terluka termasuk anak tiri dari Rohiman yakni Mumammad Rizki Pratama (18) yang mengalami luka bakar cukup parah. Lalu keempat korban lainnya adalah Fatir (18), Kevin (16), Bima (15) dan Aqila (9).

Nahas, setelah mendapatkan perawatan intensif selama lebih dari sepekan, nyawa Muhammad Rizki Pratama tak bisa diselamatkan. Ia meninggal di RS PKU Muhammadiyah Gombong pada Sabtu (28/3) malam pukul 23.30 WIB. Jenazah korban kemudian dipulangkan ke rumah duka di Desa Tasik Madu, Kecamatan Pituruh.

"Tadi malam dikabari, meninggal sekitar jam 23.30 WIB di RS PKU Gombong," kata ayah kandung korban, Susanto (48) saat ditemui detikJateng di rumah duka, Minggu (29/3).

Susanto menjelaskan, sebelum dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Gombong, anak pertamanya itu sempat dirawat di RS Palangbiru Kutoarjo. Meski sempat membaik, kondisi korban akhirnya memburuk karena mengalami luka bakar sekujur tubuh.

"Hari Rabu dirujuk ke PKU Gombong, sebelumnya di Palangbiru Kutoarjo. Sebenarnya pas di Palangbiru sempat membaik, bisa komunikasi sama saya biasa gitu. Pas hari Rabu itu ngedrop terus dirujuk ke PKU Gombong dan tadi malam meninggal," jelasnya.

Setelah disalati, jenazah korban kemudian dimakamkan di permakaman desa setempat yang tak jauh dari rumahnya pada Minggu (29/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Sementara tiga korban lainnya yang mengalami luka ringan sudah dipulangkan setelah dirawat di RSUD Prembun Kebumen, sedangkan satu korban lainnya yakni Kevin dirujuk ke RS Sardjito Yogyakarta.

"Dimakamkan di situ (makam kampung). Yang masih dirawat satu orang ke Sardjito Jogja yang Kevin. Sampai sekarang masih dirawat, yang lain udah pulang," sebutnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres PurworejO, AKP Dwiyono mengungkapkan hingga saat ini penyelidikan terkait kasus tersebut masih berlangsung. Adapun hasil akhir atau kesimpulan terkait perkembangan penyelidikan akan disampaikan setelah gelar perkara nanti.

Usai kejadian, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan beberapa selongsong petasan, serpihan mercon dan alat pembuat mercon. Adapun kondisi rumah akibat ledakan tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap teras, kaca jendela pecah dan lantai bekas ledakan menyisakan lubang dengan diameter sekitar 40 cm dengan kedalaman 15 cm.

"Nanti akan kita gelarkan, nunggu keputusan gelar," ungkapnya.

Diwartakan sebelumnya, peristiwa itu terjadi saat korban Mumammad Rizki Pratama sedang meracik mercon atau petasan berukuran panjang sekitar 20 cm dan lebar 3 cm di teras rumah. Sementara empat korban lainnya menonton. Setelah mengisi bubuk mercon ke dalam selongsong dan memasukkan sumbu, korban kemudian menutup lubang sumbu dengan cara ditekan.

Tak berselang lama, mercon itu meledak dan memicu mercon lain yang berada di dekatnya ikut meledak. Korban pun langsung tergeletak dengan luka bakar di sekujur tubuhnya, sementara korban lain yang ikut menonton langsung berhamburan melarikan diri setelah terkena percikan api.

"Awalnya korban Pratama masih meracik mercon. Setelah diisi obat terus dikasih sumbu ditutup. Nah setelah itu meledak," kata Kapolsek Pituruh, AKP Purwanto saat ditemui detikjateng di lokasi, Jumat (20/3) lalu.



Simak Video "Video: Truk Tangki Terguling di Purworejo, 1 Orang Tewas Terjepit"

(ams/ams)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork