Penyakit diare dan muntaber bisa diatasi dengan obat tradisional yang berasal dari tanaman alami. Terlebih lagi jika tanaman ini mudah kalian temukan di rumah, sehingga pengobatan pertama bisa dilakukan sedini mungkin. Lantas, apa saja tanaman obat tradisional yang ampuh mengatasi diare dan muntaber?
Sebelum membahas tanaman yang bisa mengatasi diare dan muntaber, mari mengenal tentang dua penyakit tersebut. Berdasarkan buku "Alam dan Perkembangannya" oleh Veince Benjamin Silahooy dan kawan-kawannya, muntaber adalah penyakit peradangan usus akibat virus, bakteri, ataupun parasite lain.
Sementara itu, diare merupakan bagian dari muntaber itu sendiri. Sebagaimana dalam "Buku Saku Pencegahan Muntaber" oleh Richa Noprianty dan kawan-kawan, muntaber itu dapat membuat pengidapnya mengalami diare, kram perut, mual, dan muntah. Berbeda dengan diare yang hanya menyebabkan pengidapnya sering buang air besar (BAB).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih dari sumber yang sama, penyakit muntaber ini umumnya berlangsung lama. Salah satu gejalanya adalah diare, maka penting bagi kita untuk mengatasinya sedini mungkin. Salah satu caranya bisa dengan pengobatan tradisional dengan bahan yang mudah didapat.
Nah, bagi kalian yang ingin mempersiapkan beberapa bahan obat tradisional untuk mengatasi diare dan muntaber, bisa simak penjelasan di bawah ini.
5 Tanaman untuk Obat Diare dan Muntaber
tanaman yang bisa digunakan sebagai obat diare dan muntaber itu tidak hanya satu, detikers. Berdasarkan sumber yang sama, berikut ini 5 tanaman untuk mengatasi diare dan muntaber.
1. Jambu Biji
tanaman pertama yang ampuh atasi diare dan muntaber ini sudah familiar di kalangan masyarakat. tanaman ini bernama jambu biji, utamanya pada bagian pucuk daunnya. Kalian bisa mengonsumsinya dengan cara sebagai berikut.
- Siapkan 30 gram pucuk daun jambu biji yang masih segar dan muda.
- Selanjutnya, haluskan daun jambu biji.
- Tambahkan 10 ml air hangat dan garam secukupnya.
- Kemudian aduk hingga rata, lalu saring.
Setelah itu, air rebusan bisa diminum sebanyak 3x sehari dan maksimal 3 hari jika diperlukan. Konsumsi air ini tidak dianjurkan melebihi doses 3x sehari agar tidak menyebabkan sembelit. Tidak diperbolehkan juga bagi seseorang dengan alergi.
2. Sambiloto
Sambiloto merupakan salah satu tanaman herbal yang mengandung antioksidan, seperti saponin, terpenoid, tannin, dan flavonoid sehingga dapat mengatasi diare. Kalian bisa menggunakan bagian batang dan daun sambiloto untuk direbus sebagai obat tradisional mengatasi diare. Lebih jelasnya, kalian bisa langkah berikut ini.
- Siapkan 10 gram batang atau daun sambiloto.
- Tambahkan sekitar 600 ml air rebus hingga airnya hanya tersisa 200 ml atau kurang lebih 1 gelas air.
- Kemudian, dinginkan lalu saring.
Cara mengonsumsi air rebusan sambiloto dilakukan dengan membaginya menjadi 2 bagian untuk sekali konsumsi. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa obat tradisional ini tidak direkomendasikan bagi ibu hamil dan menyusui, orang dengan alergi, serta anak kecil.
3. Bawang Merah
Tidak hanya menjadi bumbu dapur, bawang merah juga bisa menjadi bahan obat tradisional untuk mengatasi disentri dan muntaber. Bawang merah dianggap bisa menjadi obat alternatif untuk mengatasi disentri. tanaman satu ini mengandung flavonoid yang membantu membunuh bakteri enterik shigella, sebagai penyebab infeksi disentri. Cara mengonsumsinya dengan direbus bersama campuran kulit delima kering, adas, dan 1 ruas jari pulasari.
4. Kunyit
tanaman herbal lainnnya yang bisa mengatasi diare adalah kunyit. Hal tersebut disebabkan sifat antibakteri dalam kunyit yang bisa membunuh bakteri penyebab buang air besar (BAB) yang konsisten cair dan berlebihan itu. Cara mengonsumsinya bisa ikut langkah berikut.
- Kupas kulit kunyit lalu cuci sampai bersih.
- Kemudian rebus kunyit dengan satu gelas air sampai tersisa kurang lebih 1/3 air dalam panic.
- Tambahkan kapur sirih kemudian aduk hingga rata.
- Selanjutnya, diamkan rebusan hingga dingin lalu saring airnya.
Air rebusan tersebut dapat dikonsumsi 3 kali sehari untuk mengatasi diare dan muntaber. Air rebusan ini aman untuk dikonsumsi sampai diare sembuh ya, detikers.
5. Jahe
Ada pula kawan kunyit, yakni jahe yang bisa mengatasi diare dan muntaber. Rempah satu ini memang terkenal kaya manfaat, salah satunya dalam kesehatan perut. Sifat anti inflamasi, analgresik, dan anti bakteri yang terkandung di dalam jahe mampu membantu proses penyembuhan bagian abdomen atau perut. Tidak hanya itu, efek antioksidannya juga terbukti baik untuk kesehatan perut.
Cara mengonsumsi jahe sebagai obat tradisional untuk mengatasi diare bisa dicampur dengan beberapa bahan lain. Berikut ini beberapa cara mengonsumsi jahe untuk mengatasi diare.
Jahe dan lemon:
- Kupas jahe dan cuci sampai bersih, lalu parut dan peras hingga keluar sarinya.
- Campurkan perasan jahe tadi dengan air hangat dan perasan air lemon.
- Tambahkan sedikit lada hitam untuk menambahk rasa sesuai selera.
Jahe dan kayu manis:
- Kupas dan cuci jahe, lalu parut dan peras hingga keluar sarinya.
- Campurkan perasan jahe tadi dengan air hangat dan kayu manis
Jahe dan madu:
- Kupas dan cuci jahe kemudian parut.
- Tambahkan satu sendok makan madu ke dalam parutan jahe
- Terakhir, tambahkan air hangat baru diminum.
Perlu diketahui, bahwa obat alternatif satu ini tidak direkomendasikan untuk ibu hamil dan menyusui, orang dengan gangguan peredaran darah, diabetes, gangguan jantung, dan penyakit batu empedu. Jika pun ingin mengonsumsinya, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Demikian itulah 5 tanaman untuk obat tradisional yang ampuh atasi diare dan muntaber. Setelah ini, kalian bisa coba sendiri di rumah ya, dab. Semoga bermanfaat!
Artikel ini ditulis oleh Mardliyyah Hidayati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(sto/dil)
