18 Ribu Buruh-Ojol Ikut Mudik dan Balik Lebaran Pemprov Jateng

18 Ribu Buruh-Ojol Ikut Mudik dan Balik Lebaran Pemprov Jateng

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Jumat, 27 Mar 2026 17:12 WIB
Mudik gratis Pemprov Jateng.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi berangkatkan peserta balik gratis yang menaiki kereta api di Stasiun Tawang, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jumat (267/3/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi, mengatakan arus balik gratis tahun ini difasilitasi melalui moda kereta api dan bus yang diberangkatkan dari sejumlah titik. Ada sekitar 18 ribu warga yang memanfaatkan program itu.

"Pemprov Jateng hampir 18 ribu masyarakat kita bantu mudik gratis. Jadi busnya jumlahnya 325 bus, berangkatkan dari Taman Mini dan Bandung," kata Luthfi di Stasiun Tawang Semarang, Jumat (27/3/2026).

Luthfi menjelaskan, program mudik-baik gratis yang diadakan Pemprov Jateng ditujukan bagi pekerja informal untuk mudik ke kampung halaman di Jateng, dan balik ke perantauan. Para pekerja informal itu di antaranya merupakan tukang bakso, driver ojek online (ojol) hingga buruh pabrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Mudik-balik menggunakan) Kereta api itu ada 18 gerbong, (jurusan) Stasiun Pasar Senen-Stasiun Tawang, Stasiun Pasar Senen-Solo," jelasnya.

ADVERTISEMENT

"Jadi 18.000 masyarakat kita pekerja informal kita bantu mudik gratis. Itu bentuk pelayanan kita, khususnya provinsi Jawa Tengah, dan stakeholder yang ada di dalamnya," lanjutnya.

"Hari ini pemberangkatan arus balik menggunakan kereta api, besok dari beberapa terminal juga disiapkan bus," lanjut Luthfi.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi berangkatkan peserta balik gratis yang menaiki kereta api di Stasiun Tawang, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jumat (267/3/2026).Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi berangkatkan peserta balik gratis yang menaiki kereta api di Stasiun Tawang, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jumat (267/3/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Hari ini pun sudah ada ratusan peserta balik gratis menggunakan kereta yang sudah diberangkatkan menuju Pasar Senen.

"Hari ini ada 320 (peserta), 4 gerbong. Besok bus yang banyak, di Donohudan Boyolali, Terminal Mangkang, Banyumas. Di beberapa terminal juga kita siapkan bus untuk arus balik," urainya.

"Bayangkan mereka yang sudah mudik di Jawa Tengah, sudah belanja di kampungnya masing-masing, pulang itu uangnya sudah tipis, sehingga ada balik gratis ini mereka sangat senang sekali," imbuhnya.

Luthfi juga berpesan kepada para perantau untuk tetap semangat bekerja dan menjaga hubungan dengan keluarga di kampung.

"Kerja yang keras, kerja yang rajin, kemudian tidak melanggar hukum. Ingat di kampung (keluarga) masih menunggu," tuturnya.

Direktur Utama Bank Jateng, Bambang, menambahkan animo warga Jateng baik yang mudik tahun ini meningkat. Bank Jateng pun ikut berkontribusi menyediakan puluhan kuota untuk mudik-balik gratis.

"Tahun ini Bank Jateng untuk bus menyediakan 65. Untuk gerbong kereta ada empat. Ada 4 gerbong, baik untuk berangkat maupun baliknya," jelas Bambang.

"Sehingga bus yang kita sediakan itu paling tua tahun 2024, bahkan ada yang tahun 2026. Seluruh bus itu H-1 sudah kumpul di stasiun dan kita briefing seluruh driver-nya jangan ada yang ngantuk dan tetap menjaga tata tertib lalu lintas," lanjutnya.

Mudik gratis itu, kata Bambang, disediakan untuk para pekerja informal dari Jateng yang bekerja di Jabodetabek.

"Ini adalah para pekerja informal. Ada tukang bakso, pegawai bangunan, buruh pabrik, semuanya yang memang bukan pekerja struktural. Ada sopir bajaj, angkot, ojol, para penjual, yang bekerja di Jabodetabek," ujarnya.




(apu/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads