Mayat bocah lelaki, Arya Zaki Pradana (6) warga Dukuh Sumur Kulon, Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, ditemukan mengapung di Sungai Sragi Lama. Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak kemarin sore.
Jasad korban ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB tadi. Lokasi penemuannya berjarak sekitar 1 kilometer dari titik korban terakhir terlihat.
Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Ipda Warsito mengatakan korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah tidak kunjung pulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benar, pagi tadi petugas Polsek Sragi bersama tim SAR gabungan dan warga mengevakuasi jasad seorang anak laki-laki di Sungai Sragi Lama. Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa sore," ujar Ipda Warsito saat dihubungi wartawan, Rabu (25/3/2026).
Korban dilaporkan hilang sejak Selasa (24/3) sore. Setelah menerima laporan tersebut, petugas gabungan dan tim SAR bersama warga melakukan pencarian dengan menyisir sungai. Akhirnya korban ditemukan warga pada pagi tadi.
"Awalnya saksi mengira yang mengapung itu boneka. Setelah dicek bersama warga, ternyata jasad korban," kata Warsito.
Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban. Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Siwalan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Korban diperkirakan meninggal dunia kurang dari 24 jam sebelum ditemukan. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
"Keluarga sudah menerima kejadian ini dan tidak menghendaki autopsi," pungkasnya.
(dil/ahr)
