Petasan Meledak Lukai 2 Remaja di Grobogan Dibeli Tahun Lalu

Petasan Meledak Lukai 2 Remaja di Grobogan Dibeli Tahun Lalu

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Rabu, 25 Mar 2026 08:42 WIB
Police line tape. Crime scene investigation. Forensic science.
Ilustrasi. Foto: Getty Images/D-Keine
Grobogan -

Dua remaja di RT 4 RW 2, Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan terluka saat hendak memusnahkan petasan. Terungkap, bahan petasan tersebut rupanya dibeli online tahun lalu.

Hal tersebut dikatakan oleh Kapolsek Purwodadi, AKP Siswanto. Menurutnya, salah satu korban bernama Muhammad Ridho Nur Jana (15) membeli sejumlah obat mercon di toko online.

"Pada tahun 2025 korban satu membeli bahan atau obat mercon berupa booster lengkeng, alumunium, belerang melalui toko online Shopee," kata Siswanto saat dimintai konfirmasi detikJateng, Rabu (25/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siswanto menyebut obat mercon itu kemudian diracik di sebuah rumah kosong pada Lebaran tahun ini. Total ada 25 buah petasan yang berhasil dibuat.

"Pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 membuat petasan tersebut sejumlah 25 petasan di rumah kosong tersebut. Selanjutnya 24 petasan diledakkan dan menyisakan satu petasan," ujar Siswanto.

ADVERTISEMENT

Diberitakan sebelumnya, dua remaja menjadi korban ledakan petasan di Grobogan. Ledakan itu terjadi saat korban hendak memusnahkan satu petasan yang masih tersisa pada Selasa (24/3) malam.

Siswanto mengatakan Ridho (15) kemudian mengajak satu remaja lain bernama Muchammad Nova Andrianto (11) ke rumah kosong tersebut.

"Sekira pukul 19.00 WIB, korban satu mengajak korban dua ke rumah kosong tersebut. Sesampainya di rumah kosong tersebut korban satu hendak meredam sisa petasan yang berjumlah satu," tutur Siswanto.

Menurut Siswanto, korban berusaha memusnahkan petasan di ruangan dapur. Caranya yaitu dengan menginjak petasan dan menarik sumbunya.

"Petasan tersebut kemudian diinjak dan ditarik sumbunya di ruangan dapur. Pada saat menarik sumbu, petasan tersebut tiba-tiba meledak hingga mengenai korban satu dan korban dua yang berada di ruang tengah rumah tersebut," kata Siswanto.

Sejumlah warga yang mendengar suara ledakan kemudian mendatangi lokasi kejadian. Siswanto menjelaskan kedua korban kemudian dibawa ke rumah sakit oleh warga.

"Karena mendengar ledakan tersebut, kemudian warga mendatangi lokasi tersebut dan melihat korban satu tergeletak dan korban dua lari ke luar rumah," ujar Siswanto.

"Selanjutnya korban satu dan korban dua dibawa oleh sejumlah warga ke Rumah Sakit Dr R Soedjati Purwodadi," lanjutnya.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Purwodadi. Akibat ledakan petasan tersebut, kedua korban dilaporkan mengalami luka bakar.

"Korban satu mengalami luka bakar sekitar 15 persen, sementara korban dua mengalami luka bakar sekitar 5 persen. Keduanya dalam kondisi sadar," tukas Siswanto.




(apl/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads