Duh! Bocah Pemudik Asal Kalimantan Ketinggalan di Warung Bakso Klaten

Duh! Bocah Pemudik Asal Kalimantan Ketinggalan di Warung Bakso Klaten

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Selasa, 24 Mar 2026 20:36 WIB
FAK, bocah Kalimantan dijemput keluarga di Polsek Manisrenggo Klaten, Selasa (24/3/2026).
FAK, bocah Kalimantan dijemput keluarga di Polsek Manisrenggo Klaten, Selasa (24/3/2026). (Foto: dok. Polsek Manisrenggo)
Klaten -

Seorang bocah laki-laki, FAK (8), pemudik asal Teluk Ulin, Seruyan, Kalimantan Tengah diamankan ke Polsek Manisrenggo, Klaten. Bocah kelas 2 SDN 1 Teluk Ulin itu tertinggal rombongan setelah makan di warung bakso.

Kapolsek Manisrenggo AKP Fajar Damhudi menceritakan kejadian-kejadian sekitar pukul 15.30 WIB ada rombongan satu mobil. Mobil tersebut berisi 10 orang.

"Mobil rombongan berisi 10 orang, katanya dari berenang. Setelah berenang mampir di warung bakso Desa Solodiran, Kecamatan Manisrenggo," tutur Fajar saat dihubungi detikJateng, Selasa (24/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diterangkan Fajar, setelah makan anak tersebut ijin ke toilet kepada orang tuanya. Namun setelah selesai dari toilet rombongannya sudah tidak ada.

"Setelah keluar ternyata rombongannya sudah tidak ada, mungkin orang tuanya pelupa. Akhirnya oleh pemilik warung bakso ditunggu satu jam tapi orang tuanya tidak datang," papar Fajar.

ADVERTISEMENT

Oleh pemilik warung, jelas Fajar, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Manisrenggo. Sesampainya di Polsek oleh anggota jaga bocah tersebut ditanya alamatnya.

"Ditanya alamat, nama orang tua, sekolah ngaku SD kelas 2, dia mudik nengok neneknya di Klaten. SD nya SDN Terawan Teluk Ulin, Kalimantan. Lalu infonya kami sebar ke grup relawan, lintas sektor pemerintah desa dan Polsek jajaran," sambung Fajar.

Sambil menunggu, kata Fajar, anggotanya sempat mengantar anak tersebut menelusuri jalan sempat dihapal. Namun ternyata si anak bingung.

"Sempat diantar anggota muter-muter mengingat jalannya tapi bingung, akhirnya kembali ke Polsek. Setelah ditunggu satu jam akhirnya keluarga datang," imbuh Fajar.

"Ternyata alamat keluarganya di Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, di rumah neneknya. Iya nangis terus di Polsek tapi kita bujuk suruh tenang nanti ortunya pasti jemput," sebut Fajar.

Kapolsek Prambanan AKP Nyoto menyatakan informasi anak tertinggal tersebut disebar ke Polsek jajaran dan dilanjutkan ke Bhabinkamtibmas. Sampai akhirnya ditemukan.

"Informasi terakhir sudah ditemukan keluarganya," ungkap Nyoto.



(aku/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads