Jerman Menolak Bantu Trump untuk Amankan Selat Hormuz

Internasional

Jerman Menolak Bantu Trump untuk Amankan Selat Hormuz

Yogi Ernes - detikJateng
Senin, 16 Mar 2026 20:17 WIB
Birds fly near a boat in the Strait of Hormuz amid the U.S.-Israeli conflict with Iran, as seen from Musandam, Oman, March 2, 2026.REUTERS/Amr Alfiky
Potret Satelit Ratusan Kapal Besar Tertahan di Selat Hormuz Foto: REUTERS/Amr Alfiky
Solo -

Pemerintah Jerman merespons permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang meminta agar sekutunya di Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) membantunya mengamankan Selat Hormuz dari Iran. Berlin ogah membantu, dan menegaskan perang yang terjadi antara AS dan Iran tak ada kaitannya dengan Jerman, apalagi NATO.

"Perang ini tidak ada hubungannya dengan NATO. Ini bukan perang NATO," kata juru bicara Kanselir Jerman Friedrich Merz dilansir CNN via detikNews, Senin (16/3/2026).

Diketahui, Trump sempat memberikan ancaman terselubung kepada NATO. Presiden 79 tahun itu berkata NATO bakal menghadapi "masa depan suram" jika tidak memberi bantuan dan bergabung melawan Iran untuk membuka lagi Selat Hormuz.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah Jerman melanjutkan, mereka tidak akan berpartisipasi dalam aktivitas apa pun di kawasan Hormuz.

ADVERTISEMENT

"Partisipasi belum dipertimbangkan sebelum perang ini dan tidak dipertimbangkan sekarang," tambah juru bicara pemerintah.

Sementara Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul, kepada awak media di sela lawatannya di Brussels, Belgia, mengungkap dirinya tidak melihat peran bagi anggota NATO di Selat Hormuz.

Merz telah memperkeras posisinya dalam beberapa hari terakhir karena perang dengan Iran terus menunjukkan tidak ada tanda-tanda akan berakhir. Pekan lalu ia mengkritik AS karena melonggarkan sanksi terhadap Rusia dan secara terbuka mengatakan bahwa ia tidak memahami rencana AS untuk mengakhiri perang.

Kanselir Jerman akan bertemu dengan Perdana Menteri Belanda Rob Jetten di Berlin hari ini. Kedua pemimpin kemungkinan akan menjawab pertanyaan tentang tanggapan mereka terhadap Trump dan tuntutannya.

Trump Minta NATO Bantu Amankan Hormuz

Dalam wawancara singkat dengan Financial Times, Minggu (15/3), Trump berujar NATO bisa menghadapi masa depan yang sangat buruk jika tidak segera bergabung dengannya dan membombardir Iran.

Trump juga menyinggung rencana menunda pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada akhir bulan ini. Ia bermaksud menekan China supaya ikut membantu mengamankan lalu lintas niaga di Hormuz.

"Sudah sepatutnya negara-negara yang mendapat manfaat dari Selat itu membantu memastikan tidak terjadi hal buruk di sana," kata Trump kepada surat kabar tersebut.




(apu/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads