Seorang ibu rumah tangga berinisial T (65) warga Dusun Gedongan Lor, Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Klaten, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di sumur rumahnya. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis.
"Dugaan terpeleset ke sumur. Selama ini tinggal sendiri," kata Kapolsek Trucuk AKP Muslimin di lokasi, Rabu (11/3/2026) siang.
Dijelaskan Muslimin, laporan kejadian masuk sekitar pukul 09.00 WIB. Polsek selanjutnya berkoordinasi dengan BPBD, SAR, Sat Reskrim Polres Klaten, relawan dan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jenazah diangkat bersama dan dari pemeriksaan puskesmas tidak ada tanda kekerasan. Selanjutnya diserahkan kepada keluarga. Keluarga menerima sebagai musibah," ujar Muslimin.
Komandan SAR Klaten, Irwan Santoso, menjelaskan proses evakuasi sekitar 45 menit.
"Evakuasi sekitar 45 menit, posisi tengkurap. Ada bantal dan sendal tapi tidak ada pakaian, kemungkinan terjatuh,'' kata Irwan.
Irwan menyebut korban sudah meninggal dunia saat dievakuasi. Evakuasi dilakukan dengan teknik block and tackle.
"Langsung kita serahkan ke keluarga dan pihak kepolisian. Kedalaman sumur permukaan air ke bibir sumur sekitar tiga meter," katanya.
Seorang warga, Sunarto (67), menceritakan semula adik korban datang ke rumah itu untuk mengirimkan makanan. Tetapi korban tidak ada, kemudian dicari bersama warga.
"Dicari muter-muter dibantu Bu RT lalu dilihat ke sumur, ternyata di sumur. Lalu saya dipanggil untuk melihat. Saya lihat sudah mengapung tengkurap," jelas Suranto kepada detikJateng.
"Setiap hari tinggal sendiri. Makan dikirim keluarga," imbuhnya.
Pantauan detikJateng, sumur berada di depan rumah sebelah timur. Sumur itu dipagari tembok tinggi.
(dil/ams)
