Batu Raksasa Longsor Tutup Akses Jalan Tempur-Damarwulan Jepara

Batu Raksasa Longsor Tutup Akses Jalan Tempur-Damarwulan Jepara

Dian Utoro Aji - detikJateng
Rabu, 11 Mar 2026 10:14 WIB
Longsor menutup jalan Desa Tempur-Darmawulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Selasa (10/3/2026) malam.
Longsor menutup jalan Desa Tempur-Darmawulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Selasa (10/3/2026) malam. Foto: Dok. Pemdes Tempur, Jepara
Jepara -

Longsor terjadi di perbukitan wilayah Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Akibatnya, jalan yang menghubungkan Desa Damarwulan dan Tempur tertutup batu-batu besar.

Dari foto dan video yang diterima detikJateng pagi ini, terlihat sejumlah batu besar menutup jalan yang menghubungkan antardesa tersebut. Material longsor ini dari atas bukit setinggi 75 meter.

Akibatnya, akses jalan tersebut terputus. Warga Desa Tempur yang ingin bepergian harus melewati jalur alternatif, yakni melintasi Jalan Medani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Desa Tempur, Maryono, mengatakan longsor terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Setelah kemarin ada longsor titiknya 75 meter di atas bukit, dan tadi malam sekitar jam 20.00 WIB terjadi longsoran yang lebih besar, ada batuan yang besar," kata Maryono dalam siaran video kepada wartawan, Rabu (11/3).

ADVERTISEMENT

Akibatnya, longsor ini menutup dan merusak badan jalan. Badan jalan berdiameter empat meter tertutup bebatuan dari longsor tersebut.

"Longsor ini merusak badan jalan, ada diameter empat meter dan sepanjang jalan ini tertutup material semua," jelas dia.

"(Evakuasinya) Harus menggunakan alat breaker, kalau tenaga manual sudah tidak bisa. Tolong sampaikan kepada Bupati Jepara untuk akses ini segera dievakuasi, karena akses ini utama dan perlu penanganan semua," sambungnya.

Longsor itu juga menyebabkan jaringan listrik terputus karena ada satu tiang listrik yang roboh terkena longsor.

"Sementara warga Desa Tempur menggunakan jalur Medani, masih aman. Dan ini jaringan listrik putus karena satu pal (tiang listrik terdampak)," pungkasnya.




(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads