Manajemen Feels Coffe di Semarang mengambil tindakan tegas dengan memecat admin medsos buntut unggahan menu yang menuai kontroversi hingga viral di media sosial.
DetikJateng mengunjungi kafe tersebut untuk wawancara. Hanya saja para barista yang ada di kafe itu mengaku tak berwenang memberikan konfirmasi. Mereka kemudian menelepon seseorang yang disebutnya sebagai pihak manajemen dan mempersilakan wartawan untuk mengonfirmasi.
"Dia sudah diberhentikan. (Diberhentikan kapan?) Sejak postingan itu muncul," jelas pihak manajemen Feels Coffe yang enggan disebutkan namanya saat dimintai konfirmasi detikJateng melalui telepon, Rabu (10/3/2026) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum ramai, jadi jadi postingan itu muncul kan itu trespass dari aturannya kita nih. Kita langsung meeting. Kita obrolin, ini kok bisa sampai kayak gini, Kenapa penggunaannya kayak gini," lanjutnya.
Dia menyebut, pihaknya memiliki aturan tersendiri soal media sosial. Dia menyebut, admin medsos tersebut pun lah bertanggung jawab.
"Karena dari Feels sendiri sebenarnya kan ada aturannya. Kita juga punya dasar untuk ngatur media sosialnya kita," jelasnya
"Karena Feels sebagai brand juga, pastikan brand voice-nya kita kita atur sedemikian rupa juga. Nah, cuman karena ada keteledoran itu, dari tim kita dan ya udah akhirnya yang yang bertanggung jawab pun mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkasnya.
Sebelumnya, unggahan promosi menu Feels Coffe viral usai dibagikan sejumlah akun media sosial di Instagram pada Selasa (10/3). Kini unggahan asli di Instagram @feelscoffe.srg telah dihapus.
"nowdots Sebuah kedai kopi di Semarang, Feels Coffee yang berlokasi dekat Stasiun Semarang Tawang, menuai kontroversi di media sosial setelah promosi dan penamaan menu mereka dinilai
tidak pantas. Polemik bermula dari unggahan perkenalan barista muslimah berhijab yang menggunakan singkatan "ngent*t" dari
"ngenal total", istilah yang dalam bahasa gaul kerap dikaitkan dengan aktivitas seksual," tulis akun Instagram @nowdots seperti dilihat detikJateng, hari ini.
"Menuai kritik tajam dari publik, pihak Feels Coffee akhirnya menyampaikan permintaan maaf dan menghapus unggahan kontroversial tersebut. Mereka menjelaskan bahwa penggunaan
nama wanita pada menu kopi sebenarnya terinspirasi dari sosok-sosok yang memberi makna dalam perjalanan hidup tim mereka, bukan untuk merendahkan perempuan. Meski demikian,
pihak kafe tetap memutuskan mengganti nama menu tersebut serta mengundang perempuan yang memiliki nama yang sama untuk menikmati kopi susu gratis sebagai bentuk permintaan maaf, meski sebagian warganet masih menilai klarifikasi tersebut
kurang tulus," lanjutnya
Sementara itu, di akun Instagram Feels Coffe diunggah permintaan maaf atas unggahan mereka sebelumnya. Terdapat dua unggahan permintaan maaf di akun tersebut.
Salah satunya menyebutkan bahwa mereka meminta maaf atas unggahan tersebut. Unggahan tersebut diunggah pada Rabu (4/3/2026).
"Hai Feelas. Kami meminta maaf
Terkait postingan pengenalan barista kami sebelumnya dengan judul "Ngenal Total" yang disingkat menjadi sebuah kata yang tidak pantas telah menimbulkan ketidaknyamanan
dan berbagai reaksi. Kami dengan tulus meminta maaf atas pemilihan diksi tersebut. Postingan tersebut telah kami hapus dan ini menjadi pembelajaran penting bagi tim kami untuk lebih
berhati-hati dalam membuat konten kedepannya.
Terima kasih atas semua masukan dan kritik yang
membangun," tulis akun tersebut.
(apl/apl)











































