Jembatan Sitanggal Brebes 'Meleyot' Jelang Mudik Bikin Warga Waswas

Jembatan Sitanggal Brebes 'Meleyot' Jelang Mudik Bikin Warga Waswas

Imam Suripto - detikJateng
Selasa, 10 Mar 2026 17:36 WIB
Kondisi jembatan Sitanggal, Brebes, yang melengkung dikhawatirkan warga, Selasa (10/3/2026).
Kondisi jembatan Sitanggal, Brebes, yang melengkung dikhawatirkan warga, Selasa (10/3/2026). (Foto: Imam Suripto/detikJateng)
Brebes -

Kondisi di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Brebes, dikeluhkan. Badan jembatan ini tampak melengkung sehingga bagian permukaan jalan turun.

Untuk diketahui, jembatan itu merupakan penghubung jalan provinsi antara Ketanggungan-Slawi Tegal. Sejak beberapa waktu lalu, bagian gelagar jembatan ini melengkung. Kondisi ini diduga dipicu karena meningkatnya volume kendaraan yang lewat.

Sekdes Sitanggal, M Khamin menjelaskan, sejak ada perbaikan di ruas Ketanggungan-Banyumas, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur Ketanggungan-Slawi melalui Slatri, Sitanggal dan Jatibarang. Semua kendaraan baik besar maupun kecil dialihkan ke jalan itu dan melintasi jembatan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak ada pengalihan arus, jalan ruas Ketanggungan sampai Slawi yang melewati Slatri, Sitanggal Jatibarang kini ramai. Semua kendaraan dari Pejagan arah Purwokerto dialihkan ke jalan itu," ujar Khamim, Selasa (10/2).

Khamim membenarkan badan jembatan yang sudah melengkung. Menurut pengamatan dia, hal ini karena selalu dilalui kendaraan besar tiap hari.

ADVERTISEMENT

"Kendaraan yang harusnya melintas di jalan nasional, kemudian dialihkan ke jalan ini dan melintasi jembatan Sitanggal. Ukuran kendaraannya besar besar banget, sehingga lama kelamaan jembatan melengkung," tandasnya.

Menurut Khamin, jembatan tersebut terancam ambruk jika terus menerus dilalui truk besar. Kondisi ini bisa mengganggu arus lalu lintas karena bakal dilalui pemudik setiap tahunnya.

"Setiap tahun dilalui pemudik, itu mungkin kalau dibuat dua tiga kali lagi ada truk beban yang nggak umum langsung ambruk," kata dia cemas.

Sebagai pejabat desa, Khamim meminta agar segera diperbaiki. Mengingat, beberapa hari lalu, seorang pemotor mengalami kecelakaan saat melintasi jembatan.

"Kemarin ada yang kecelakaan sampai masuk rumah sakit. Kami minta segera diperbaiki," tegasnya.

Terpisah, kondisi jembatan ini dikeluhkan para pengendara. Roni (37) warga Ketanggungan mengatakan, permukaan jalan di jembatan itu ikut ambles berbarengan dengan melengkungnya jembatan.

"Jembatan melengkung aspalnya ikut turun. Sehari hari masih bisa dilalui dan harus pelan-pelan. Pokoknya memprihatinkan sekali lah," kata warga ini.

Dimintai konfirmasi, Kepala Dinas PU Brebes, Dani Asmoro menyatakan, Jembatan Sitanggal merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi. Dani menyebut pihak Provinsi akan melakukan penanganan sementara dengan leveling permukaan jalan agar rata. Kemudian setelah Lebaran, akan dilakukan penanganan permanen.

"Itu milik provinsi, tapi jangka pendek akan ditangani dengan leveling," terang Dani.




(aku/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads