Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai memberi sinyal perang melawan Iran akan segera berakhir. Hal ini usai dia mengungkapkan pendapatnya bahwa perang melawan Iran "sangat tuntas".
Trump menyebut perang melawan Iran ini jauh lebih cepat dari perkiraan yang akan berlangsung selama empat hingga lima pekan. Dikutip dari detikNews, pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara telepon dengan CBS News pada Senin (9/3) sore waktu setempat.
Sebagaimana diketahui, AS dan Israel kompak melancarkan serangan skala besar terhadap Iran sejak 28 Februari lalu hingga memicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir perang ini sudah sangat tuntas, hampir sepenuhnya," kata Trump, berbicara kepada CBS News dalam wawancara telepon dari klub golfnya di Doral, Florida.
"Mereka (Iran-red) tidak memiliki angkatan laut, tidak ada komunikasi, mereka tidak memiliki angkatan udara. Rudal-rudal mereka tinggal sedikit. Drone-drone mereka dihancurkan di mana-mana, termasuk pabrik pembuatan drone mereka," klaim Trump dalam wawancara tersebut.
Sebelumnya, militer AS mengatakan pasukannya telah menyerang lebih dari 3.000 target di wilayah Iran pada minggu pertama operasi militer dengan nama "Operation Epic Fury".
"Jika Anda lihat, mereka tidak memiliki apa pun yang tersisa. Tidak ada yang tersisa dalam artian militernya," ucap Trump saat berbicara kepada wartawan CBS News, Weijia Jiang, dalam wawancara telepon itu.
Trump mengungkap durasi perang melawan Iran ini rupanya sangat jauh dari perkiraan yang berlangsung selama 4-5 minggu.
"Kita sangat jauh lebih cepat dari jadwal," sebutnya.
Lantas, apakah perang ini akan segera berakhir? Menjawab pertanyaan tersebut, Trump berkata "Berakhirnya perang itu hanya ada di pikiran saya, bukan pikiran orang lain."
