Perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang sempat terganggu usai satu unit truk trailer bermuatan alat berat tersangkut di perlintasan sebidang Kaligawe. Insiden itu terjadi di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) 5 pada petak jalan antara Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Alastua.
Hal itu disampaikan Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif. Ia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (9/3) sekitar pukul 23.46 WIB di KM 2+800.
"Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Alastua menerima laporan dari PJL 5 Kaligawe terkait adanya truk trailer bermuatan alat berat yang tersangkut di perlintasan sebidang dan menghalangi jalur hulu maupun hilir," kata Luqman dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat kondisi tersebut, perjalanan kereta api sempat tidak dapat melintas demi menjaga keselamatan operasional. Petugas KAI pun berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengevakuasi kendaraan tersebut. KAI juga mengirimkan lokomotif penolong untuk membantu penanganan di lokasi.
"Setelah melalui upaya penanganan bersama, pada pukul 02.53 WIB truk trailer akhirnya berhasil dibebaskan dari perlintasan dan jalur hulu maupun hilir kembali dinyatakan aman untuk dilalui perjalanan kereta api," kata Luqman.
Dampak dari kejadian tersebut, lanjut Luqman, sebanyak 10 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan karena harus menunggu jalur dinyatakan aman.
Luqman pun menyayangkan adanya kendaraan yang menghalangi jalur kereta api di perlintasan sebidang karena dapat mengganggu operasional perjalanan dan berpotensi membahayakan keselamatan.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi rambu dan aturan saat melintasi perlintasan sebidang demi keselamatan bersama," ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat insiden tersebut, dan juga menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan pengertian para pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi.
"PT KAI juga memberikan service recovery kepada seluruh penumpang KA yang terdampak peristiwa tersebut," tutupnya.
Adapun kereta yang mengalami keterlambatan, yaitu :
- KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi - Gambir lambat 184 menit
- KA Majapahit relasi Malang - Pasarsenen lambat 143 menit
- KA Sembrani relasi Gambir - Surabaya Pasarturi lambat 125 menit
- KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir - Surabaya Pasarturi lambat 95 menit
- KA Parcel tujuan Surabaya lambat 109 menit
- KA Pandalungan relasi Gambir - Jember lambat 85 menit
- KA Blambangan ekspres relasi Banyuwangi - Pasarsenen lambat 64 menit
- KA Kertajaya relasi Pasarsenen - Surabaya lambat 42 menit
- KA Darmawangsa relasi Pasarsenen - Surabaya Pasarturi lambat 23 menit
- KA Barang tujuan Jakarta 25 menit
