Trump Tebar Ancaman Lagi ke Iran: Kematian Pasti

Internasional

Trump Tebar Ancaman Lagi ke Iran: Kematian Pasti

Wildan Noviansah - detikJateng
Sabtu, 07 Mar 2026 21:06 WIB
Trump menyebut akan ada target baru di Iran yang selama ini tidak dipertimbangkan.
Presiden AS Donald Trump. Foto: AFP/MANDEL NGAN
Solo -

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali menebar ancaman dalam serangnya ke Iran bersama Israel. Kali ini dia kembali menegaskan soal serangan keras dan penghancuran penuh.

Dikutip dari detikNews, Trump menyebut akan memperluas serangan ke target baru. Target itu ia sebut sebelumnya tidak dipertimbangkan.

"Hari ini Iran akan diserang sangat keras!" kata Trump melalui postingan Truth Social-nya dilansir kantor berita AFP, Sabtu (7/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Wilayah dan kelompok orang yang sebelumnya tidak dipertimbangkan sebagai target hingga saat ini sedang dipertimbangkan secara serius untuk dihancurkan sepenuhnya dan menghadapi kematian pasti, karena perilaku buruk Iran," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Diketahui, AS dan Israel menyerang Iran sejak Sabtu (28/3). Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei gugur dalam serangan gelombang pertama. AS menyebut serangan itu diklaim itu menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh rezim Iran.

Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini menegaskan siap untuk "perang berkepanjangan". Dia juga menyebut akan memperkenalkan generasi baru persenjataan strategis yang belum pernah terlihat di medan perang.

Dia juga menyebut gelombang serangan yang berada di bawah operasi "Janji Sejati 4" yang dilakukan saat ini hanya menggunakan sebagian kecil kemampuan Iran.

"Inisiatif dan senjata baru Iran sebentar lagi," kata juru bicara tersebut. "Teknologi ini belum dikerahkan dalam skala besar. Musuh harus bersiap untuk serangan menyakitkan di setiap gelombang operasi yang akan datang," cetusnya, dilansir media Iran, Press TV, Jumat (6/3/2026).




(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads