Beredar Video Kericuhan di Kafe Hogen Magelang, 2 Orang Diamankan

Beredar Video Kericuhan di Kafe Hogen Magelang, 2 Orang Diamankan

Eko Susanto - detikJateng
Sabtu, 07 Mar 2026 15:49 WIB
Tangkapan layar kericuhan di kafe hogen di Jalan Diponegoro, Magelang, Jumat (6/3/2026).
Tangkapan layar kericuhan di kafe hogen di Jalan Diponegoro, Magelang, Jumat (6/3/2026). Foto: Dok. Tangkapan layar akun Instagram @magelang_raya
Magelang -

Beredar rekaman video kericuhan terjadi kafe Hogen Magelang hingga viral di media sosial. Terkait dengan hal tersebut, polisi turun tangan.

Rekaman video tersebut salah satunya diunggah dalam akun Instagram @magelang_raya. Dalam postingan sekitar 9 jam yang lalu diberi keterangan,"Ijin share min, terjadi kerusuhan sampai merusak kafe hogen di jalan pahlawan magelang tengah, anak2 muda bersajam, alkohol, obat2an.

Anak gangster magelang pada konvoi geber2 di jalan pahlawan botton, kronologisnya tukang parkirnya nolongin mereka yg jatuh karena ank2 gangsternya udh terpengaruh obat obatan dan alkohol, dikiranya yg jatuh dihajar sm tukang parkirnya, temen2nya langsung nyerang tukang parkirnya sampai dapur cafΓ© hogen dirusak diacak acak, kejadian semalam tadi malam jam 20.00 WIB tgl 06/maret/2026. Ada 2 pelaku yg sudah di tangkap remaja tanggung," tulis akun tersebut dilihat detikJateng, Sabtu (7/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait dengan kejadian itu, polisi sudah berhasil mengamankan dua remaja. Mereka adalah warga Kota Magelang berinisial ML (17) dan O (17).

"Kejadian pada Jumat (6/3) sekira pukul 20.30 WIB, di Kafe Hogen Jalan Diponegoro, Kecamatan Magelang Tengah. Kita ketahui ada sekelompok pemuda yang naik sepeda motor. Kemudian balik arah lagi menuju kafe tersebut terus melakukan kekerasan yaitu berupa melemparkan helm ke arah kafe," kata Kasat Reskrim Polres Magelang Kota AKP Iwan Kristiana kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).

ADVERTISEMENT

"Sehingga terjadi kericuhan. Polsek Magelang Tengah menerima penyerahan dua orang anak yang tertinggal dari rombongan," sambung Iwan.

Iwan menjelaskan perwakilan pemilik kafe menyebut tidak ada kerusakan. Kerusakan diderita oleh pengunjung yang helmnya dibanting.

"Cuma ada dari pengunjung yang helm rusak akibat dibanting atau diambil dan dilempar oleh sekelompok (remaja) yang menuju ke kafe hogen tersebut," ujar Iwan.

"(Motifnya) Sampai saat ini masih dalam pendalaman dan pemeriksaan. Karena untuk juru parkir yang ada di situ belum dimintai keterangan. Yang kami mintai keterangan adalah pemilik dari kafe tersebut dan dua orang yang berada di sekitar (lokasi) tersebut," imbuhnya.

Untuk dua orang yang diamankan, Iwan menjelaskan mereka mengaku hanya ikut-ikutan dan tidak melakukan pelemparan helm.

"Jadi, dia tidak ikut melempar, tapi dia tertinggal dari rombongan sehingga diamankan oleh masyarakat," tambahnya.

"(Kerugian) Untuk helm, pengakuan harga Rp 300 ribu," pungkasnya.




(alg/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads