Drone Hantam Pangkalan Inggris di Siprus Ternyata Bukan dari Iran

Internasional

Drone Hantam Pangkalan Inggris di Siprus Ternyata Bukan dari Iran

Novi Christiastuti - detikJateng
Kamis, 05 Mar 2026 18:26 WIB
Drone mirip Shahed Iran yang menargetkan pangkalan Angkatan Udara Inggris di Akrotiri, Siprus, bukan dari Iran.
Drone Iran Shahed-191 meluncur dari wahana mobil pikap Toyota Tundra. Foto: Twitter @imp_navigator.
Solo -

Kementerian Pertahanan Inggris mengungkap jika drone mirip "Shahed" Iran yang menargetkan pangkalan Angkatan Udara Inggris di Akrotiri, Siprus, ternyata tidak diluncurkan dari wilayah Iran. Drone tersebut diduga diluncurkan dari Lebanon.

Sebagaimana diketahui, drone mirip Shahed menghindari instalasi radar canggih Angkatan Udara Inggris yang ada di pangkalan Aktrotiri, pada Selasa (3/3) dini hari. Laporan Associated Press menyebut sejumlah jet tempur Typhoon dan enam jet tempur terkemuka dunia -- F-35 -- dikerahkan guna menghancurkan drone tersebut.

Para pejabat Inggris mengatakan serangan drone itu hanya menyebabkan kerusakan terbatas pada hanggar pesawat di dekat landasan pacu di pangkalan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan drone itu terjadi beberapa hari setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar ke Iran pada Sabtu (28/2), dalam perang luar biasa yang menewaskan ratusan orang di Iran.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari detikNews, Kementerian Pertahanan Inggris dalam pernyataannya, seperti dilansir The Wire, Kamis (5/3/2026), mengonfirmasi jika drone yang menargetkan pangkalannya di Siprus itu tidak datang dari wilayah Iran.

"Semalam, jet tempur RAF Typhoon dan F-35B melanjutkan operasi udara defensif di seluruh Timur Tengah dengan dukungan pengisian bahan bakar udara-ke-udara Voyager untuk membela kepentingan Inggris dan sekutu-sekutunya," terang Kementerian Pertahanan Inggris dalam pernyataan pada Rabu (4/3).

"Kementerian Pertahanan Inggris dapat mengonfirmasi bahwa drone mirip Shahed yang menargetkan RAF Akrotiri pada tengah malam, tanggal 2 Maret, tidak diluncurkan dari Iran," tegas pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut membuka kemungkinan spekulasi bahwa serangan drone itu mungkin diluncurkan dari Lebanon, di mana Israel kembali terlibat pertempuran dengan kelompok Hizbullah, yang didukung Iran.

Serangan drone di Siprus itu menandai perluasan lebih lanjut dari perang AS-Israel melawan Iran.

Pemerintah Inggris bersikeras menyatakan bahwa serangan drone di pangkalan Siprus itu bukanlah akibat dari keputusan Perdana Menteri (PM) Keir Starmer untuk mengizinkan AS menggunakan pangkalan-pangkalan Inggris untuk operasi militer terhadap Iran.




(apl/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads