Hujan deras disertai angin kencang terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Batang, sore tadi. Akibat peristiwa tersebut, 3 orang tewas akibat tertimpa pohon dan tiang listrik di lokasi yang berbeda. Selain itu, pohon tumbang juga sempat menutup jalur Pantura Batang.
Hujan deras dan angin kencang terjadi di 6 kecamatan di Kabupaten Batang, di antaranya di Wonotunggal, Gringsing, Banyuputih, Batang, Kandeman, dan Kecamatan Bandar.
Kapolres Batang, AKBP Veronica,menjelaskan kejadian berlangsung hampir bersamaan di beberapa kecamatan di Batang, yaitu sekitar pukul 16.30 WIB. Selain menimbulkan korban jiwa, cuaca ekstrem juga menyebabkan akses jalan utama tertutup dan bangunan mengalami kerusakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benar, pada Rabu sore terjadi hujan disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Batang yang mengakibatkan beberapa pohon tumbang. Dari laporan ada tiga orang meninggal dunia," Kata Veronica dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Rabu (4/3/2026).
Dikatakan Veronica, peristiwa hujan disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang dan menutup sejumlah titik di jalur Pantura.
"Di wilayah Kecamatan Subah ada dua korban meninggal akibat tertimpa pohon dan tiang listrik yang tumbang," jelas Veronica.
Peristiwa di wilayah Kecamatan Subah ini terjadi di dua titik berbeda. Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 16.40 WIB, sebuah pohon jati tumbang di Jalan Raya Pantura Jatisari Subah yang mengakibatkan satu orang pemobil meninggal dunia tertimpa pohon jati. Di lokasi kedua, sebuah tiang listrik roboh di Jalan Desa Gondang, Kecamatan Subah, yang mengakibatkan seorang pemotor orang meninggal dunia.
Kemudian di Jalur Pantura wilayah Kecamatan Gringsing juga sempat terdampak pohon tumbang, tepatnya di Desa Surodadi.
"Pada pukul 16.30 WIB, di Desa Surodadi Kecamatan Gringsing, Batang, telah terjadi pohon tumbang yang berada di pinggir Jalan Raya Pantura Surodadi yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia tertimpa pohon," kata Veronica.
Pohon tumbang juga terjadi di Jalur Pantura wilayah Banyuputih dan sempat menutup Jalur Pantura.
"Pada pukul 16.40 WIB, di depan Puskesmas Banyuputih Jalan Raya Pantura telah terjadi Pohon tumbang menutupi akses Jalan Raya Pantura Banyuputih," ungkap Veronica.
Angin puting beliung juga terjadi di wilayah Kecamatan Batang, tepatnya di Jalan Raya Pantura Sambong.
"Di Kecamatan Batang, puting beliung terjadi pada pukul 16.30 WIB, di Jalan Raya Pantura Sambong Batang, barat SPBU Sambong, yang mengakibatkan papan reklame terjatuh dan menutup akses Jalur Pantura," katanya.
Selain di Jalur Pantura di wilayah Gringsing, Banyuputih, Tulis dan Batang, angin kencang juga terjadi di sejumlah tempat Kecamatan di Batang, yakni di Wonotunggal, Bandar dan di wilayah Kecamatan Tulis.
Di wilayah Kecamatan Wonotunggal, angin kencang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Di wilayah ini, pohon tumbang dan melintang di jalan Batang-Wonotunggal dekat Ponpes Inaroh, tepatnya di Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal.
Kemudian sekitar pukul 16.35 WIB, pohon dan tiang listrik roboh di depan SD N 01 Wates Desa Wates Kecamatan Wonotunggal. Pohon tumbang juga terjadi di wilayah Kecamatan Bandar sekitar pukul 16.33 WIB. Akibatnya, menimpa satu rumah warga di Dukuh Kemamang RT 03/ RW 02, Desa Candi, Kecamatan Bandar, Batang.
Sementara itu, di Wilayah Kecamatan Tulis, angin kencang mengakibatkan Gedung Serba Guna/GOR NEO milik Toali di Desa Beji, Kecamatan Tulis, Batang mengalami kerusakan.
Ditambahkan Veronica, petugas dari kepolisian, TNI, BPBD, serta relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban, pembersihan material pohon tumbang, serta pengaturan arus lalu lintas.
Untuk korban meninggal, jenazah telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Veronica mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar serta berhati-hati saat melintas di jalur rawan tumbang.
"Cuaca saat ini cukup ekstrem. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait," kata Veronica.
(apl/dil)
