Sholat Witir Lebih dari Satu Kali dalam Satu Malam, Boleh atau Tidak?

Sholat Witir Lebih dari Satu Kali dalam Satu Malam, Boleh atau Tidak?

Nur Umar Akashi - detikJateng
Rabu, 04 Mar 2026 11:49 WIB
Sholat dhuha
Sholat. (Foto: Unsplash/afiq fatah)
Solo -

Selama bulan Ramadan, umat Islam disunnahkan mengerjakan sholat Tarawih secara berjamaah di masjid. Usai sholat Tarawih, imam biasanya akan menutup dengan sholat Witir.

Dikutip dari Buku Pintar Shalat oleh M Khalilurrahman Al Mahfani, secara bahasa, Witir artinya ganjil, merujuk pada bilangan rakaatnya yang ganjil. Sholat Witir hukumnya sunnah muakkad alias sangat ditekankan.

Argumentasi hukum ini datang dari salah seorang sahabat Nabi, yakni Abu Hurairah. Periwayat hadits yang dikenal cinta kucing ini menjelaskan tiga hal yang diwasiatkan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kepadanya. Salah satunya adalah sholat Witir:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

أَوْصَانِي خَلِيْلِي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثَلَاثٍ صِيَامٍ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيْ الضُّحَى وَأَنْ أُوْتِرَ قَبْلَ أَنْ أَنام.

Artinya: "Kekasihku shallallahu 'alaihi wa sallam (Nabi Muhammad) mewasiatkan kepadaku tiga hal, yakni puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat sholat Dhuha, dan sholat Witir sebelum tidur." (HR Jamaah)

ADVERTISEMENT

Sebagaimana telah disinggung sekilas di atas, sekembali dari jamaah Tarawih, banyak orang merasa masih mampu mengerjakan sholat malam. Karenanya, tidak sedikit yang bangun menjelang sahur untuk sholat lagi.

Pertanyaannya, apakah setelah sholat malam tambahan, sholat Witir perlu dan boleh dikerjakan lagi? Mengingat, Witir adalah penutup sholat malam. Simak jawabannya via uraian di bawah ini!

Poin Utamanya:

  • Jumhur ulama melarang sholat Witir lebih dari satu kali dalam satu malam.
  • Boleh mengerjakan sholat malam setelah sholat Witir. Tidak perlu menutupnya dengan sholat Witir lagi.
  • Jumlah rakaat sholat Witir adalah 1, 3, 5, 7, dan 9.

Bolehkah Sholat Witir Lebih dari Satu Kali dalam Satu Malam?

Menurut penjelasan di buku Sholat Witir Menurut 4 Madzhab Disertai Tarjih oleh Abu Malik Kamal bin As-Sayyid, jumhur ulama melarang pengulangan sholat Witir dalam 1 malam. Dengan artian, bila sholat malam lagi, tidak perlu ditutup dengan Witir kedua.

Pendapat ini dipedomani oleh ulama-ulama dari mazhab Hanafi, Maliki, Hambali, dan Syafi'i. Dalil yang menjadi landasan adalah hadits Tholq bin Ali radhiyallahu anhu bahwasanya Nabi SAW bersabda:

لَا وِتْرَانِ فِي لَيْلَةٍ

Artinya: "Tidak ada 2 witir dalam 1 malam." (HR Tirmidzi no 468, Abu Dawud no 1439, an-Nasa'i 3/229, dan selainnya dengan derajat hasan)

Di sisi lain, memang ada ulama yang membolehkan sholat Witir lebih dari 1 kali dalam 1 malam. Dengan catatan, sholat Witir pertama 'dibatalkan'. Caranya, seperti dijelaskan di laman Nahdlatul Ulama (NU) Online, adalah mengerjakan sholat 1 rakaat untuk menggenapi Witir. Setelah itu, sholat malam dengan rakaat genap didirikan dan ditutup dengan Witir kembali.

Pendapat ini dipedomani oleh sebagian ulama Syafi'iyyah. Ulama yang memilih argumentasi ini mendasarkannya atas sabda Nabi SAW, "Jadikanlah akhir sholat kalian di malam hari sebagai Witir."

Hanya saja, pendapat pertama, yakni tidak bolehnya mengulang Witir, dianggap lebih kuat. Terdapat 2 segi kelemahan pendapat kedua, yakni:

Witir pertama tidak perlu dibatalkan setelah selesai. Witir juga tidak lantas berubah menjadi sholat sunnah genap, meski coba digenapkan.

Sholat sunnah 1 rakaat untuk menggenapkan Witir tidak dikenal dalam syariat Islam.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Dalil Boleh Sholat Malam Setelah Witir

Masalah boleh tidaknya sholat Witir lebih dari sekali dalam satu malam telah dibahas. Secara tersirat juga disinggung kebolehan mengerjakan sholat malam lagi, meskipun sebelumnya sudah mengerjakan sholat Witir.

Di antara dalil kebolehan sholat malam lagi setelah Witir adalah hadits Aisyah radhiyallahu anha:

كَانَ يُسَلِّمُ تَسْلِيمًا يُسْمِعُنَا، ثُمَّ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ بَعْدَمَا يُسَلِّمُ وَهُوَ قَاعِدٌ

Artinya: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa mengucapkan salam yang dapat kami dengar, kemudian beliau sholat 2 rakaat setelah salam sambil duduk." (HR Muslim no 746)

Dalil lainnya adalah hadits Ummu Salamah radhiyallahu anha yang memiliki sanad lemah. Namun, hadits tersebut memiliki penguat dalam kitab ash-Shahih. Bunyinya:

كَانَ يَرْكَعُ رَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْوِتْرِ وَهُوَ جَالِسٌ

Artinya: "Nabi biasa sholat 2 rakaat setelah Witir sambil duduk." (HR Tirmidzi no 471 dan Ibnu Majah no 1195)

Berapa Rakaat Sholat Witir?

Witir adalah sholat sunnah yang dikerjakan dengan rakaat ganjil. Artinya, umat Islam bisa mendirikannya sebanyak 1 rakaat saja. Dasarnya adalah hadits Ibnu Umar radhiyallahu anhu bahwa Nabi SAW bersabda:

"Witir itu 1 rakaat dari akhir malam." (HR Muslim no 752)

Witir juga bisa dikerjakan sebanyak 3 rakaat. Landasannya adalah hadits shahih yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA:

مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ يَزِيدُ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً: يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ، ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ، ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا ....

Artinya: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah menambah (rakaat) baik di Ramadan maupun di luar Ramadan lebih dari 11 rakaat. Beliau sholat 4 rakaat -jangan tanyakan tentang keindahan dan panjangnya - kemudian beliau sholat 4 rakaat -jangan tanyakan tentang keindahan dan panjangnya- kemudian beliau sholat 3 rakaat..." (HR Bukhari no 1147 dan Muslim no 738)

Selain 1 dan 3 rakaat, Witir juga bisa dikerjakan sebanyak 5, 7, dan 9 rakaat.

Demikian pembahasan ringkas mengenai hukum sholat Witir lebih dari 1 kali dalam 1 malam. Semoga bermanfaat!

FAQ

1. Apakah boleh Witir 2 kali dalam 1 malam?

Menurut pendapat yang lebih kuat, Witir hanya boleh dikerjakan 1 kali saja. Bila ingin sholat malam lagi, tidak perlu menunaikan Witir kedua.

2. Batas sholat Witir jam berapa?

Waktu sholat Witir terbentang setelah sholat Isya hingga terbit fajar. Mengenai kebolehan setelah terbit fajar, para ulama berselisih pendapat. Wallahu a'lam bish-shawab.

3. Surat apa yang sunnah dibaca untuk sholat Witir?

Untuk Witir 3 rakaat, disunnahkan membaca surat al-A'la (rakaat 1), al-Kafirun (rakaat 2), dan al-Ikhlas (rakaat 3).




(sto/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads