Wanita Boyolali Hilang, Diduga Terseret Banjir di Lereng Merapi

Wanita Boyolali Hilang, Diduga Terseret Banjir di Lereng Merapi

Jarmaji - detikJateng
Rabu, 04 Mar 2026 09:07 WIB
Ilustrasi Orang Hilang
Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
Boyolali -

Seorang warga Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, bernama Yatin (56) hilang diduga terbawa arus banjir di Kali Apu. Pagi hari ini operasi SAR dibuka untuk mencari korban.

"Betul, ini baru proses pencarian," kata Sekretaris Desa Tlogolele, Neigen Achtah, membenarkan adanya satu warga Tlogolele yang diduga hilang di Kali Apu, dikonfirmasi detikJateng Rabu (4/3/2026) pagi.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Boyolalu, Suratno, mengatakan pagi ini dilakukan operasi SAR untuk mencari korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, pagi ini dibuka operasi SAR," ujar Suratno kepada detikJateng.

ADVERTISEMENT

Dijelaskan Suratno, korban hilang sejak kemarin sore, Selasa (3/3), di area Kali Apu, wilayah Dukuh Ngadirojo, Desa Tlogolele. BPBD mendapat laporan sekitar pukul 20.37 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Boyolali langsung naik ke lokasi kejadian untuk melakukan kaji cepat.

Korban diketahui bernama Yatin (56) warga Dukuh Ngadirojo RT 01/03 Desa Tlogolele, Kecamatan Selo. Korban berjenis kelamin perempuan, diketahui penyandang difabel tuli.

Dugaan hilangnya korban diketahui oleh saksi Purwadi (40) warga Dukuh Klakah Duwur, Desa Klakah, Kecamatan Selo. Kemarin sore sekitar pukul 16.00 WIB, saksi Purwadi melihat Ibu Yatin mencari kayu di area sekitar Kali Apu, yang berhulu di kawasan puncak Gunung Merapi.

Sekitar pukul 17.00 WIB, kondisi cuaca saat itu hujan lebat dan terjadi banjir di Kali Apu, yang merupakan sungai aliran lahar dari puncak Merapi.

"Saksi Bapak Purwadi sudah tidak melihat ibu Yatin, yang tertinggal di lokasi hanya kayu, selendang dan tas milik ibu Yatin," jelasnya.

Saksi kemudian berusaha mencari korban di sekitar lokasi tersebut. Namun tidak menemukan keberadaan korban. Selanjutnya Purwadi melaporkan kejadian tersebut kepada Sekdes Tlogolele, Neigen Achtah.

Tim Siaga Desa Tlogolele dan warga kemudian turun ke Kali Apu, untuk melakukan pencarian di sekitar titik duga hilang. Namun hingga pukul 21.00 WIB, korban belum ditemukan. Korban memiliki kebiasaan pulang larut malam saat mencari kayu. Namun hingga pagi ini tadi, yang bersangkuatan belum pulang juga.




(afn/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads