Jalur Pendakian Merbabu Kembali Dibuka Usai 2 Bulan Ditutup

Jalur Pendakian Merbabu Kembali Dibuka Usai 2 Bulan Ditutup

Jarmaji - detikJateng
Selasa, 03 Mar 2026 16:15 WIB
Penampakan Gunung Merbabu dari  Boyolali.
Penampakan Gunung Merbabu dari Boyolali. Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Setelah ditutup selama dua bulan, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), akan membuka kembali jalur pendakiannya. Jalur pendakian akan kembali dibuka 9 Maret mendatang.

"Ya, jalur pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu dibuka kembali mulai tanggal 9 Maret 2026," ujar Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Anggit Haryoso, kepada detikJateng, Selasa (3/3/2026).

Dijelaskan dia, ada 4 jalur pendakian yang akan dibuka mulai Senin, tanggal 9 Maret 2026 pekan depan itu. Yakni jalur pendakian Selo (Boyolali), jalur pendakian Thekelan dan Cuntel (Kabupaten Semarang), serta jalur pendakian Suwanting (Kabupaten Magelang).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jalur Pendakian Wekas (di Kabupaten Magelang) dibuka mulai tanggal 16 Maret 2026," jelas Anggit.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, seluruh jalur pendakian Gunung Merbabu ditutup selama dua bulan. Sejak Mulai tanggal 1 Januari hingga 28 Februari 2026, akibat dampak cuaca ekstrem.

Setelah dua bulan ditutup, BTNGMb mengeluarkan pengumuman dengan nomor : PG.01 /T.35/TU/HMS.01.08/B/02/2026 tentang pembukaan kembali jalur pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu. Dikeluarkan pada 27 Februari 2026.

Disebutkan dalam pengumuman tersebut, pembukaan kembali jalur pendakian ini dalam rangka pengelolaan kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, memperhatikan aspek keselamatan pengunjung dan kelestarian ekosistem. Serta mempertimbangkan hasil kesepakatan bersama mitra pengelola jalur pendakian.

Untuk jalur pendakian Suwanting akan ditutup sementara lagi pada tanggal 19 sampai dengan 22 Maret 2026. Anggita mengatakan, penutupan sementara ini terkait dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

"Khusus suwanting mau merayakan Hari Raya Idul Fitri," imbuh dia.

Ditegaskan Anggit, setiap calon pendaki wajib melakukan booking online melalui laman resmi www.tngunungmerbabu.org. Seluruh pengunjung diwajibkan mematuhi protokol wisata pendakian serta menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.




(apu/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads