Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 dan Bacaan Niatnya

Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 dan Bacaan Niatnya

Khofifah Azzahro - detikJateng
Selasa, 03 Mar 2026 15:55 WIB
Ilustrasi Sholat Gerhana Bulan
Ilustrasi Sholat Gerhana Bulan Foto: Gemini
Solo -

Gerhana bulan total merupakan salah satu fenomena alam langka dimana Bulan, Matahari, dan Bumi berada dalam satu garis yang lurus. Hal ini akan menyebabkan Bumi mengalami kondisi gelap sementara karena cahaya Matahari yang dipantulkan pada Bulan tertutup oleh Bumi.

Fenomena ini sekaligus menunjukkan kekuasaan Allah SWT yang memiliki kendali atas seluruh alam semesta. Dimana atas kekuasaan-Nya, bulan yang merupakan benda langit berukuran besar dapat tunduk dan berada di dalam orbit yang sudah ditetapkan, bahkan tidak saling bertabrakan dengan benda langit yang lainnya.

Bagi umat Islam, gerhana bulan tidak hanya sebuah fenomena alam namun juga menjadi ruang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini sebagaimana yang termaktub pada sebuah riwayat dalam buku Shahih Bukhari Muslim oleh Muhammad Fu'ad Abdul Baqi, dari Abdurrahman ibnu Samurah dia berkata:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

وَهُوَ الشَّمْسُ كَسَفَتِ وَقَدْ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ اللَّهُ صَلَّى النَّبِيَّ أَتَيْتُ وَيُحْمَدُ وَيُكَبِّرُ وَيُهَلِّلُ يُسَبِّحُ فَجَعَلَ يَدَيْهِ رَافِعَ الصَّلَاةِ فِي قَائِمٌ وَصَلَّى سُوْرَتَيْنِ قَرَأَ عَنْهَا حُسِرَ فَلَمَّا عَنْهَا حُسِرَ حَتَّى وَيَدْعُو رَكْعَتَيْنِ

Artinya: "Aku datang kepada Nabi SAW ketika terjadi gerhana matahari. Ketika itu Nabi SAW sedang berdiri salat seraya mengangkat kedua tangannya. Beliau membaca tasbih, tahmid, dan tahlil. Beliau terus bertakbir dan berdoa hingga gerhana terang kembali. Ketika gerhana terang kembali, beliau membaca dua surat dan salat dua rakaat."

ADVERTISEMENT

Karena itu, ketika terjadi fenomena gerhana bulan total dan umat Islam mengetahui kedatangannya, maka mereka dianjurkan untuk melaksanakan sholat gerhana atau khusuf. Berhubung hari ini, Selasa, 3 Maret 2026 ada gerhana bulan total, pelajari niat dan tata caranya yang dilansir laman Kementerian Agama RI, yuk!

Niat Sholat Gerhana Bulan

Sebelumnya perlu diketahui bahwa bacaan niat gerhana bulan berbeda dengan bacaan niat sholat sunah lainnya. Sebagai panduan detikers, bacaan niat sholat gerhana bulan yang lengkap dengan Arab, Latin, dan artinya adalah sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى

Latinnya: Ushallî sunnatal khusûf rak'ataini lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah SWT."

Tata Cara Sholat Gerhana Bulan

Apabila telah memahami bacaan niat sholat gerhana bulan, maka berikut adalah panduan untuk melaksanakan praktik sholat gerhana bulan atau Khusuf, sebagai berikut:

  1. Membaca niat seraya melakukan takbiratul ihram dan bertakbir.
  2. Membaca doa Iftitah.
  3. Membaca Ta'awudz dan Al-Fatihah.
  4. Membaca surat yang panjang seperti Al-Baqarah dan dibaca dengan jahr atau lantang.
  5. Rukuk pertama, usahakan melakukan rukuk di rakaat pertama dengan memanjangkannya.
  6. Bangkit dari ruku atau I'tidal.
  7. Kembali membaca surat Al-Fatihah.
  8. Membaca surat pendek. Pada rakaat kedua, usahakan untuk memilih bacaan surat yang lebih pendek dari surat pendek yang dibaca pada rakaat pertama (pada poin 4)
  9. Rukuk kedua, lakukan rukuk ini dengan durasi lebih singkat dari rukuk pertama.
  10. Bangkit dari ruku atau I'tidal.
  11. Sujud pertama.
  12. Duduk di antara dua sujud.
  13. Sujud kedua.
  14. Selanjutnya adalah bangkit dan melaksanakan rakaat kedua dengan tata cara sebagaimana pada rakaat pertama.
  15. Pada rakaat kedua, usahakan memilih bacaan surat yang lebih pendek daripada bacaan surat pada rakaat pertama.
  16. Terakhir, lanjutkan dengan melakukan tasyahud akhir dan ditutup dengan salam.

Amalan Ketika Terjadi Fenomena Gerhana Bulan

Gerhana bulan tidak hanya sebatas fenomena alam biasa, namun juga merupakan bentuk keajaiban Allah SWT. Karena itu, selain melaksanakan sholat sunah gerhana juga terdapat amalan lain yang tersimpan di balik fenomena langka ini. Berdasarkan hadits yang dilansir dari buku Shahih Bukhari Muslim oleh Muhammad Fu'ad Abdul Baqi dan buku Kitab Induk Doa dan Dzikir Terjemah Kitab al-Adzkar Imam an-Nawawi oleh Ulin Nuha, berikut beberapa amalannya:

1. Berdoa dan Bersedekah

Dalam sebuah riwayat dalam Kitab Shahih Bukhari dan Muslim, dari Aisyah RA bahwa sesungguhnya gerhana bulan merupakan bagian dari kekuasaan Allah SWT dan hendaklah umat Islam melakukan ibadah setelah melihatnya, hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

لِمَوْتِ يَخْسِفَانِ لَا اللَّهِ آيَاتِ مِنْ آيَتَانِ وَالْقَمَرَ الشَّمْسَ إِنَّ وَكَبِرُوا تَعَالَى اللَّهَ فَادْعُوا ذَلِكَ رَأَيْتُمْ فَإِذَا لِحَيَاتِهِ وَلَا أَحَدٍ وَتَصَدَّقُوا

Artinya: "Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan tanda kekuasaan Allah, keduanya tidak mengalami gerhana karena, kematian seseorang, tidak pula karena kehidupan seseorang. Apabila kalian melihat hal tersebut, maka berdoalah kalian kepada Allah SWT dan bertakbirlah serta bersedekahlah."

2. Berdzikir

Kemudian setelah diperlihatkan gerhana bulan total, umat Islam dianjurkan untuk berdzikir kepada Allah SWT. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah riwayat Shahih Bukhari dan Muslim:

تَعَالَى اللَّهَ فَاذْكُرُوا ذَلِكَ رَأَيْتُمْ فَإِذَا

Artinya: "Apabila kalian melihat hal tersebut (gerhana), maka berdzikirlah kalian kepada Allah SWT."

Adapun dalam riwayat lain yang didasarkan pada hadits Ibnu Abbas. Imam Bukhari dan Imam Muslim turut meriwayatkan hadits Abu Musa Al-Asy'ari yang menerangkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

وَدُعَائِهِ ذِكْرِهِ إِلَى فَافْزَعُوا ذَلِكَ مِنْ شَيْئًا رَأَيْتُمْ فَإِذَا وَاسْتِغْفَارِهِ

Artinya: "Apabila kalian melihat sesuatu dari hal tersebut, maka bergegaslah kalian untuk berdzikir kepada-Nya dan berdoa kepada-Nya serta memohon ampunan-Nya."

Bacaan Doa dan Dzikir Ketika Melihat Gerhana Bulan

Sebagai acuan dalam menyempurnakan ibadah sunah ketika melihat gerhana bulan, termasuk juga gerhana bulan total hari ini, bacaan doa dan dzikirnya untuk memohon ampun kepada Allah SWT adalah:

1. Bacaan Istighfar

اسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ

Latinnya: Astaghfirullaahal 'azhiim

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."

2. Bacaan Takbir

اللَّهُ أَكْبَرُ

Latinnya: Allaahu akbar

Artinya: "Allah Maha Besar"

3. Bacaan Tasbih

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلآ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Latinnya: Subhanallah, walhamdulillah, wa la-ilaha illallah, wallahu akbar, wala haula wala quwwata illa billahil 'aliyil adzîm.

Artinya: "Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada satu Tuhan pun yang disembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar."

4. Bacaan Tahmid

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Latinnya: Alhamdulillahi rabbil 'alamin

Artinya: "Segala puji bagi Allah"

Jadi itulah tata cara sholat gerhana bulan, beserta amalan yang dapat dilakukan untuk memohon ampun kepada Allah SWT. Semoga bermanfaat, detikers!

Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



(apu/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads