Kebakaran terjadi di Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Kebakaran melahap habis warung dan rumah milik warga.
Pantauan detikJateng sekitar pukul 09.30 WIB, tampak rumah di Jalan Karang Panas itu sudah ludes terbakar. Beberapa atapnya sudah ambrol dan isi rumah pun sudah terbakar habis.
Warung beserta produk yang dijual pun sudah habis dan hanya menyisakan mesin pendingin. Ambulans dan unit pemadam kebakaran sudah datang di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan sisa-sisa api di tengah bangunan yang sudah habis terbakar. Asap hitam mengepul di atas rumah.
Warga setempat sekaligus saksi mata, Sugi (29), mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi. Sugi yang tengah berada di sekitar lokasi mengaku mendengar suara perempuan berteriak.
"Saya dengar ada ibu-ibu teriak-teriak minta tolong, saya lagi di dalam rumah baru bangun tidur," kata Sugi kepada detikJateng di lokasi, Minggu (1/3/2026).
Sugi pun langsung keluar rumah dan melihat asap putih dari rumah milik Wahyono (94). Menurutnya saat itu asap masih belum terlalu besar. Saat rumah milik Wahyono digedor tak ada respons, warga pun mendobrak pintu tersebut.
Kebakaran yang terjadi di rumah di Jalan Karang Panas, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Minggu (1/3/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng |
"Pas pintu sudah didobrak itu baru api langsung gede. Tuh langsung gede. Kami mau matiin pakai air nggak tahu mau ambil air dari mana gitu. Terus langsung ada bapak-bapak yang telepon pemadam," ujarnya.
"Dari situ api itu sudah mulai melebar, asap sudah mulai hitam. Pas pintu sudah didobrak itu sudah mulai besar apinya. Dan kami nggak berani masuk. Bapak yang punya rumah masih tidur," lanjutnya.
Setelah beberapa saat, datang tiga unit pemadam kebakaran dan langsung mengevakuasi orang-orang di dalam rumah dan berusaha memadamkan api. Armada terus berdatangan hingga ada sekitar 6 armada Damkar.
"Di dalam itu ada dua orang. Bapak yang lagi tidur dan ada satu korban di belakang, cuman katanya nggak bisa jalan, jadi agak susah buat evakuasinya," ucapnya.
Sugi menduga kebakaran tersebut karena korsleting.
Baca juga: SDN Kutoharjo 3 Pati Terbakar Malam Ini |
"Kayaknya karena korsleting listrik mungkin, karena pas didobrak pintu itu apinya di atas dan langsung ada percikan ke bawah, langsung gede," paparnya.
"Itu rumah sama warung. Tapi warungnya posisi agak di depan, jadi satu bangunan. Sumber apinya kayaknya dari ruang tengah," lanjutnya.
(apu/apu)












































