Viral Rombongan Balap Liar Jatuh Usai Start di Bangjo Kartasura

Viral Rombongan Balap Liar Jatuh Usai Start di Bangjo Kartasura

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Sabtu, 28 Feb 2026 14:40 WIB
Aerial View of a traffic in Hanoi, Vietnam
ilustrasi geng motor. Foto: iStock
Sukoharjo -

Sejumlah pebalap liar terjatuh sesaat setelah 'start' di lampu merah atau bangjo Gembongan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, pagi tadi. Polisi saat ini sedang mengidentifikasi para pemotor yang melaju ugal-ugalan tersebut.

Video detik-detik sejumlah pemotor terjatuh itu beredar di media sosial, salah satunya diunggah akun @info_kartasura.

Dalam video berdurasi 14 detik itu terlihat rombongan pemuda bermotor sedang berjejer menunggu lampu lalu lintas menyala hijau. Posisi mereka seperti hendak melakukan start untuk balapan. Terdengar pula suara knalpot brong dari rombongan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat APILL menyala hijau, gerombolan pemotor itu langsung tancap gas. Apes, ada salah satu motor yang 'jumping' lalu menyenggol motor di depannya hingga terjatuh. Buntutnya, dua pemotor lainnya ikut terjatuh karena menabrak si pemotor tersebut.

"Mbok yo leren sik to bro ameh bakdo lho ya Kejadian tadi pagi Sabtu, 28 Februari 2026. Lampu Merah Gembongan," tulis keterangan dalam postingan akun Instagram @info_kartasura,dilihat detikJateng pada Sabtu (28/2/2026) siang.

ADVERTISEMENT

Postingan video itu mendapatkan ribuan komentar dari warganet. Mereka memberikan berbagai komentar yang beragam.

"Tepuk tangan yg meriah," tulis akun @din***.

"Dipikire arena Mandalika," tulis akun @han***.

Polres Sukoharjo Turun Tangan

Kasat Lantas Polres Sukoharjo AKP Doohan Okta Prasetya mengatakan peristiwa itu terjadi di simpang Gembongan sekitar pukul 05.30 WIB tadi.

"Sedang kami coba identifikasi para pengendaranya," kata Doohan saat dihubungi awak media, Sabtu (28/2/2026).

Mengantisipasi jalan di Kecamatan Kartasura dijadikan arena balap liar, Satlantas Polres Sukoharjo akan meningkatkan patroli.

"Patroli akan lebih ditingkat pada titik rawan dari perbatasan Boyolali hingga ke perbatasan Solo," pungkasnya.



(dil/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads