Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong Un, menunjuk anaknya sendiri sebagai orang nomor satu di "Administrasi Rudal". Badan tersebut bertugas mengawasi kekuatan nuklir negara komunis ini.
Dilaporkan media Korsel Chosun Daily, Kim Ju Ae, yang diyakini berusia 13 atau 14 tahun, disebut intelijen Korsel bertindak sebagai "direktur jenderal (dirjen) rudal).
Mengutip sumber pemerintah tingkat tinggi yang mengetahui informasi telik sandi itu, Chosun Daily mengabarkan putri Kim Jong Un itu telah diangkat dengan jabatan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih berdasarkan informasi intelijen Korsel, posisi direktur administrasi rudal sebenarnya masih dijabat Jang Chang-ha. Namun, Kim Ju Ae disebut sudah mendapat pengarahan dari para jenderal, sekaligus memberi perintah kepada mereka.
Media pemerintah Korea Utara pertama kali mengkonfirmasi keberadaan putri Kim Jong Un pada November 2022. Kala itu mereka hanya menyebutnya sebagai "anak kesayangan" ketika gadis itu menemani Kim pada peluncuran rudal balistik antarbenua Hwasong-17.
Namanya belum pernah diungkapkan secara resmi oleh Pyongyang.
Disebut Calon Pemimpin Korut
Diyakini, Kim Ju Ae digadang-gadang bakal menggantikan ayahnya menjadi orang nomor satu Korut. Apalagi, Kim Jong Un beberapa kali membawa putrinya itu ke acara-acara penting seperti meninjau peluncuran rudal balistik antarbenua, inspeksi senjata, hingga menghadiri kongres partai.
Dalam salah satu foto yang dirilis media pemerintah Korut, Ju Ae juga datang ke mausoleum atau Istana Matahari Kumsusan bersama ayah-ibunya dan beberapa pejabat Korut. Kunjungan ini mempertegas dugaan dia menjadi calon penerus rezim di negara tersebut.
(apu/ams)











































