60 Pantun Sahur Ramadan 2 dan 4 Baris yang Lucu, Gombal, hingga Sarkas

60 Pantun Sahur Ramadan 2 dan 4 Baris yang Lucu, Gombal, hingga Sarkas

Ulvia Nur Azizah - detikJateng
Selasa, 24 Feb 2026 14:09 WIB
Pantun Sahur Ramadan 2 dan 4 Baris yang Lucu, Gombal, hingga Sarkas
Ilustrasi sahur. (Foto: Getty Images/Tirachard)
Solo -

Membangunkan orang tersayang atau kerabat di waktu subuh sering kali menjadi tantangan tersendiri karena rasa kantuk yang masih menggelayut. Menggunakan rangkaian kata yang kreatif seperti pantun bisa menjadi solusi jitu untuk mencairkan suasana fajar yang kaku menjadi lebih ceria.

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia 1 tulisan Sri Sutarni dan Sukardi, sebagai puisi lama, pantun digunakan untuk mengungkapkan perasaan secara tidak langsung melalui sampiran dan isi dengan rima a-b-a-b. Secara teknis, setiap baitnya terdiri dari baris-baris kalimat yang memiliki aturan suku kata tertentu untuk menjaga estetika bunyi. Kini, bentuknya kian bervariasi mulai dari pantun biasa empat baris hingga pantun kilat atau karmina yang hanya terdiri dari dua baris saja.

Apakah kamu sedang mencari inspirasi pantun untuk menyemangati waktu makan sahur rekan atau pasangan agar tidak terlewat? Simak kumpulan pantun sahur paling lengkap dan menghibur berikut ini, detikers!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantun Sahur Ramadan yang Lucu

Agar suasana fajar tidak terasa kaku dan mengantuk, rangkaian pantun jenaka ini siap menjadi penyegar suasana yang ampuh mengundang tawa di meja makan.

ADVERTISEMENT

A. Pantun 2 Baris

  1. Buah duku di atas ubin,
    Ayo sahur jangan cuma log-in.
  2. Makan kwetiau di atas kasur,
    Mantan udah chat ngajakin sahur?
  3. Makan sayur biar bugar,
    Nggak sahur nanti lemes kayak agar-agar.
  4. Daun talas daun jati,
    Imsak bentar lagi, ayo sikat nasi!
  5. Beli kencur di tukang jamu,
    Sahur itu penting, nggak kayak janji manismu.
  6. Pergi ke sawah bawa cangkul,
    Nasi di meja sudah berkumpul.
  7. Burung nuri di pohon jati,
    Udah sahur kok tidur lagi?
  8. Masak ikan pakai kencur,
    Jangan tidur sampai imsak meluncur.
  9. Ada semut di atas kasur,
    Mata ngantuk, perut disuruh tempur.
  10. Burung nuri hinggap di pagar,
    Perut kenyang, siang nggak bakal gemetar.

B. Pantun 4 Baris

  1. Ke pasar beli ikan kembung,
    Ikan dimasak bumbunya pedas.
    Nasi sahur sudah di lambung,
    Mata ngantuk kembali kandas.
  2. Masak mi instan pakai kuali,
    Tambah telur biar bergizi.
    Alarm bunyi berkali-kali,
    Baru bangun saat imsak menghampiri.
  3. Pergi ke sawah bawa cangkul,
    Sawah luas di pinggir desa.
    Lauk di meja sudah berkumpul,
    Siap tempur buat puasa.
  4. Jalan-jalan ke Maluku,
    Jangan lupa beli kenari.
    Ayo bangun kawan-kawanku,
    Nasi di meja sudah menanti.
  5. Makan nangka pakai ketan,
    Rasanya manis sungguh terasa.
    Sahur adalah modal kekuatan,
    Biar nggak pingsan waktu puasa.
  6. Masak ayam pakai bumbu,
    Harum baunya sampai ke seberang.
    Jangan malas wahai saudaraku,
    Sahurnya jangan nunggu terang.
  7. Makan siang di warung nasi,
    Minumnya pakai es kelapa.
    Bangun sahur jangan emosi,
    Lauk sisa jangan dilupa.
  8. Naik sepeda ke pinggir kali,
    Lihat bebek sedang berenang.
    Ayo sahur sekali lagi,
    Biar hati tetap tenang.
  9. Beli kerupuk di tukang sayur,
    Kerupuk putih gurih sekali.
    Jangan sampai telat sahur,
    Nanti lemas dan batal lagi.
  10. Pergi wisata ke pantai Parangtritis,
    Naik andong keliling-keliling.
    Menu sahur sangat ekonomis,
    Lauk mi instan bikin merinding.

Pantun Sahur Ramadan Gombal

Bagi yang ingin menyisipkan perhatian manis di waktu subuh, deretan pantun rayuan ini bisa menjadi cara unik untuk membangunkan si dia dengan senyuman.

A. Pantun 2 Baris

  1. Makan bakwan di atas kasur,
    Cuma wajahmu yang bikin semangat sahur.
  2. Beli ragi di Pasar Minggu,
    Cepat sahur ya, masa depanku.
  3. Ada semut di dalam saku,
    Ayo sahur, wahai bidadariku.
  4. Buah duku buah manggis,
    Sahur yuk, manis.
  5. Jemur bantal di atas pagar,
    Ingat senyummu, badanku langsung bugar.
  6. Beli kencur di tukang jamu,
    Sahurku nikmat kalau ada kabarmu.
  7. Masak ikan di dalam nampan,
    Sahur ya, calon imam yang tampan.
  8. Ke apotek beli penggaris,
    Lihat wajahmu, nasi putih terasa manis.
  9. Beli duku di Kota Semarang,
    Sahur yang lahap ya, sayang.
  10. Menanam jati di hari Jumat,
    Lauk seadanya, bersamamu jadi nikmat.

B. Pantun 4 Baris

  1. Ke pasar pagi membeli santan,
    Santan dimasak bersama ikan.
    Bukan nasi yang aku nantikan,
    Tapi ucapan sahur yang kamu berikan.
  2. Ada burung di pohon jati,
    Terbang tinggi ke awan biru.
    Ayo bangun pujaan hati,
    Menu sahurnya sudah menunggu.
  3. Masak mi instan di dalam kuali,
    Tambah telur biar bergizi.
    Wajahmu manis cantik sekali,
    Bikin aku semangat sahur hari ini.
  4. Beli kain di toko kain,
    Kain satin warnanya merah.
    Gak butuh lauk yang lain-lain,
    Lihat fotomu sahurku sudah cerah.
  5. Jalan-jalan ke Maluku,
    Jangan lupa beli kenari.
    Ayo bangun calon makmumku,
    Sahur dulu biar kuat seharian hari.
  6. Makan nangka pakai roti,
    Rasanya manis sungguh terasa.
    Ingat kamu bukan sekadar hobi,
    Tapi penyemangat saat sahur dan puasa.
  7. Ke toko buku beli penggaris,
    Pulangnya lewat jalan setapak.
    Sahur bersamamu terasa manis,
    Meski lauknya tinggal kerak.
  8. Masak ayam pakai bumbu,
    Harum baunya sampai ke seberang.
    Jangan lupa sahur ya sayangku,
    Cintaku padamu takkan berkurang.
  9. Burung nuri burung dara,
    Terbang tinggi ke awan biru.
    Makan sahur porsi juara,
    Agar kuat menjaga cintaku dan cintamu.
  10. Makan siang di warung nasi,
    Minumnya pakai es kelapa.
    Bangun sahur jangan emosi,
    Sapaan cintaku jangan dilupa.

Pantun Sahur Ramadan Sarkas

Kadang perlu sedikit 'sentilan' agar teman yang sulit bangun segera beranjak; kumpulan pantun sarkas ini adalah pilihan tepat untuk menyindir halus namun tetap dalam balutan komedi.

A. Pantun 2 Baris

  1. Ada ragi di dalam saku,
    Alarm bunyi kok pura-pura kaku?
  2. Buah duku di atas ubin,
    Niat puasa apa niat log-in?
  3. Makan bakwan campur kuah,
    Banyak gaya sahur pun susah.
  4. Beli sasa sama Bu Lurah,
    Baru imsak kok sudah menyerah?
  5. Ikan teri di dalam boks,
    Tidur apa pingsan, nyenyak amat bos?
  6. Pergi ke hulu lewat jembatan,
    Bangun sahur kok harus pakai ancaman?
  7. Daun talas daun jati,
    Alarm sepuluh kali kok nggak ada arti?
  8. Jemur bantal di atas pagar,
    Cuma makan yang bikin kamu bugar.
  9. Masak ikan di dalam nampan,
    Sok sibuk kerja, sahur pun kesiangan.
  10. Ada semut di bawah meja,
    Katanya diet, sahurnya lima piring juga.

B. Pantun 4 Baris

  1. Ke toko membeli kacang,
    Kacang dipukul memakai batu.
    Sia-sia alarm berbunyi kencang,
    Telingamu tersumpal batu.
  2. Pergi ke sawah membawa cangkul,
    Sawah luas di pinggir desa.
    Katanya jagoan kalau berkumpul,
    Bangun sahur saja kau tidak bisa.
  3. Beli kain di toko kain,
    Kain satin warnanya merah.
    Sibuk bahas dosa orang lain,
    Bangun sahur pun kau menyerah.
  4. Makan nangka pakai ketan,
    Rasanya manis sungguh terasa.
    Tidurmu lelap mirip pingsan,
    Yakin nggak sahur mau puasa?
  5. Bunga mawar bunga melati,
    Wangi semerbak di dalam taman.
    Subuh datang sebentar lagi,
    Kau masih mimpi jadi pahlawan.
  6. Ke toko buku beli penggaris,
    Pulangnya lewat jalan setapak.
    Gaya bicaramu sangatlah manis,
    Bangun sahur malasnya meledak.
  7. Masak ayam pakai bumbu,
    Harum baunya sampai ke seberang.
    Jangan sok sibuk wahai kawanku,
    Imsak datang kau baru meradang.
  8. Beli soto di pinggir jalan,
    Soto panas banyak kaldunya.
    Percuma kau bahas masa depan,
    Bangun sahur saja tak ada tenaganya.
  9. Burung nuri burung dara,
    Terbang tinggi ke awan biru.
    Makan sahur porsi juara,
    Kerja sedikit sudah mengeluh lesu.
  10. Kayu jati kayu mahoni,
    Bikin lemari di hari Selasa.
    Hebat sekali tidurmu ini,
    Bangun-bangun sudah mau buka puasa.

Nah, itulah tadi sejumlah pantun sahur yang lucu hingga sarkas untuk dibagikan kepada teman maupun keluarga. Semoga bermanfaat!




(sto/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads