Banjir menerjang enam desa di tiga Kecamatan, Kabupaten Sukoharjo. Banjir terjadi akibat luapan Kali Samin, karena tidak mampu menampung derasnya debit air akibat hujan deras. Seorang lansia penderita stroke tewas dalam kejadian ini.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo, mengatakan desa yang terdampak di Desa Laban, Tegalmade, Gadingan, Pandean, Plumbon, dan Bakalan. Banjir terjadi pada Minggu (22/2) malam.
"Semalam mulai (banjir) sekitar jam 23.00 WIB. Ada tempat baru di perumahan Pondok Asri, Bakalan ada sekitar 9 KK. Karena perumahannya dekat sungai, dan pengerukannya kurang tinggi," kata Ari saat dihubungi detikJateng, Senin (23/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desa-desa yang diterjang banjir merupakan lokasi rawan banjir. Ketinggian banjir bervariatif, dari 30 sampai 60 centimeter.
Akibat banjir di Dukuh Pondok, Desa Bakalan, Kecamatan Polokarto, satu warga bernama Purbantoro (65) meninggal dunia karena sakit. Korban sempat dievakuasi saat banjir mulai menerjang, namun diduga panik kondisinya memburuk.
"Korban sudah dievakuasi sampai ke pengungsian di tempat tetangganya yang lebih tinggi. Tapi beliau sakit stroke sudah lama, mungkin drop. Saat dibawa ke klinik kesehatan sudah meninggal dunia," ucapnya.
Dijelaskan, air mulai surut sekira pukul 06.00 WIB. Warga yang sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman, sudah kembali untuk membersihkan rumahnya.
"Kondisi saat ini sudah turut semua, warga sudah mulai bersih-bersih. Semoga nanti tidak hujan lebat. Kalau kali Samin itu sangat berpengaruh pada daerah di Karanganyar karena hulunya disana," terangnya.
Ari memperingati masyarakat untuk waspada karena perkiraan cuaca hari ini masih akan turun hujan. Kondisi geografis di Kabupaten Sukoharjo juga terpengaruh oleh daerah lain.
Sebab, banjir yang terjadi akibat luapan Kali Samin dipengaruhi oleh intensitas hujan di Kabupaten Karanganyar. Sementara banjir di Kecamatan Weru, dipengaruhi oleh intensitas hujan di Kabupaten Klaten.
"Hari ini diperkirakan masih ada hujan. Banjir di Sukoharjo dipengaruhi banyak hal, seperti intensitas hujan di daerah lain, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada," pungkasnya.
