Adik Raja Inggris Charles III Ditangkap Polisi, Ada Apa?

Internasional

Adik Raja Inggris Charles III Ditangkap Polisi, Ada Apa?

Novi Christiastuti - detikJateng
Kamis, 19 Feb 2026 20:29 WIB
Adik Raja Inggris ditangkap polisi.
Adik Raja Inggris Charles III, Andrew Mountbatten-Windsor. Foto: REUTERS/Toby Melville
Solo -

Adik Raja Inggris Charles III, Andrew, ditangkap kepolisian Inggris. Penangkapannya diduga berkaitan dengan penyelidikan soal hubungan Andrew dan predator seksual Jeffrey Epstein.

Dalam pernyataan kepolisian Inggris dilansir BBC dan AFP via detikNews, Andrew ditangkap pada Kamis (19/2/2026) waktu setempat di kediamannya di Norfolk. Ia diamankan terkait pelanggaran dalam jabatan publik saat dia menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris.

"Sebagai bagian dari penyelidikan, hari ini (19/2) kami telah menangkap seorang pria berusia 60-an tahun dari Norfolk atas dugaan pelanggaran dalam jabatan publik," demikian pernyataan Kepolisian Thames Valley, tanpa menyebutkan nama tersangka yang ditangkap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pria tersebut berada dalam penahanan kepolisian saat ini," kata Kepolisian Thames Valley dalam pernyataannya. "Kami tidak akan menyebutkan nama pria yang ditangkap, sesuai dengan pedoman nasional," imbuh pernyataan kepolisian itu.

ADVERTISEMENT

Selain menangkap Andrew Mountbatten-Windsor, gelarnya saat ini, polisi juga melakukan sejumlah penggeledahan.

Begitu gelarnya sebagai Pangeran Kerajaan Inggris dicopot, Andrew kini diselidiki atas dugaan membagikan dokumen rahasia negaranya kepada Epstein. Tindakan tersebut, kata polisi, terjadi saat Andrew menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris.

Tuduhan demi tuduhan bermunculan setelah Kementerian Kehakiman Amerika Serikat (AS) merilis berbagai dokumen terbaru Epstein pada 30 Januari lalu.

Salah satu korespondensi email tertanggal 30 November 2010 tampaknya menunjukkan bahwa Andrew meneruskan kepada Epstein, apa yang digambarkan sebagai "laporan kunjungan untuk Vietnam, Singapura, Hong Kong, dan Shenzhen" yang berkaitan dengan kunjungan resminya ke Asia Tenggara.

Email terpisah pada Malam Natal tahun 2010 tampak menunjukkan Andrew membagikan kepada Epstein, apa yang digambarkan sebagai pengarahan rahasia soal peluang-peluang investasi yang terkait dengan rekonstruksi Provinsi Helmand di Afghanistan.

Andrew secara konsisten membantah telah melakukan pelanggaran hukum apa pun terkait Epstein.

Dalam pernyataan resminya pekan lalu, Istana Buckingham menerangkan Raja Charles III sebagai kakak Andrew sangat prihatin terhadap tuduhan yang dialami adiknya.

Meski begitu, Istana Buckingham menegaskan tanggung jawab untuk menanggapi tuduhan berada di tangan Andrew. Pihak istana juga bersedia untuk bekerja sama dengan kepolisian mana pun.




(apu/afn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads