Karnaval Dugderan 2026 bakal digelar di Jalan Pemuda, Kota Semarang, lusa. Polisi telah menyiapkan sejumlah kantong parkir dan rekayasa pengalihan arus lalu lintas.
KBO Sat Lantas Polrestabes Semarang, AKP Sujid Riyanto mengatakan rekayasa arus lalu lintas akan dilakukan pada Senin (16/2/2026) sejak pukul 12.00 WIB.
"Alih arus lalu lintas Karnaval Dugder 2026 hari Senin (16/2/2026) pukul 12.00 WIB sampai dengan selesai," kata Sujid saat dimintai konfirmasi detikJateng, Sabtu (14/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sujid menerangkan rute Karnaval Dugderan tahun ini yaitu di Jalan Pemuda mulai dari Balai Kota Semarang hingga berakhir di Masjid Agung Kota Semarang atau Masjid Agung Kauman.
"Rutenya Balai Kota - Simpang Gendingan - Masjid Agung Kauman," ujar Sujid.
Kantong Parkir Karnaval Dugderan
Sujid menyebut ada belasan kantong parkir yang telah disediakan untuk menyambut event tahunan di Kota Semarang ini. Berikut 13 lokasi parkir untuk Festival Dugderan 2026:
-Parkir Museum Mandala Bakti
-Parkir Wisper
-Parkir Udinus
-Gedung Parkir Samping Lawang Sewu
-Parkir DP Mall
-Gedung Parkir Balai Kota
-Parkir Bank Jateng
-Parkir Halaman Kodim
-Parkir Halaman SMAN 3 & SMAN 5 Semarang
-Gedung Parkir Masjid Agung Kauman
-Gedung Parkir Pasar Johar
-Parkir Queen City Mall
-Parkir Halaman Hotel Dibya Puri
Pengalihan Lalin
Selama pelaksanaan Karnaval Dugderan 2026, Sat Lantas Polrestabes Semarang juga melakukan pengalihan arus lalu lintas. Berikut rinciannya:
-Jalan Imam Bonjol dari Simpang Indraprasta sampai Tugu Muda dibuat dua arah
-Arus lalu lintas dari Jalan Pierre Tendean akan dialihkan melewati Jalan Imam Bonjol
-Arus lalu lintas dari Kota Lama akan dialihkan melewati Jalan Imam Bonjol dan Jalan Kolonel Sugiono
Jadwal Karnaval Dugderan
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan ada dua sesi utama dalam Pawai Dugderan 2026. Sesi pertama yaitu Pawai Budaya Dugder dari Balai Kota menuju kawasan Alun-Alun Kauman.Selanjutnya pada sesi kedua, rombongan bus Wali Kota melanjutkan perjalanan lewat Jalan Wahid Hasyim ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tanpa iringan parade.
"Dugderan adalah simbol kebersamaan warga Semarang. Kami ingin tradisi ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menikmati kekayaan budaya kita sekaligus mempererat persaudaraan. Ini adalah momentum penguatan identitas kota yang inklusif," kata Agustina dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Sabtu (14/2).
"Kami sengaja menghadirkan berbagai atraksi, mulai dari seni tari hingga keterlibatan berbagai komunitas dalam Pawai Budaya Dugder, agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi merasakan pengalaman budaya yang utuh. Dugderan ini sejatinya adalah milik semua warga," sambungnya.
Lebih lanjut dikutip dari akun Instagram @semarangpemkot, berikut rundown rangkaian acara Pawai Dugderan 2026 Kota Semarang:
- Balai Kota Semarang - Jl. Pemuda
12.00: Persiapan Pasukan Dugder
13.00: MC Opening
13.14: Hiburan Seni Tari
13.34: Sambutan Wali Kota
13.44: Pemukulan Bedug
13.54: Seremoni Pecah Kendi dan Rampak Bedug (Tanda dimulainya pawai dugder)
14.00: Defile Pawai Budaya Dugder menuju Masjid Agung Semarang
- Masjid Agung Semarang
14.50: Defile Pawai sampai di Masjid Agung Semarang
15.22: Atur Panampi & Penyerahan Suhuf Halaqah (Dari Kyai Penghulu Tafsir Anom Kepada Wali Kota)
15.24: Pembacaan Suhuf Halaqah oleh Wali Kota
15.30: Pemukulan Bedug dan Pelepasan Bom Udara (Puncak Acara Dugder)
15.32: Andum Ganjel Rel dan Air Khataman
- Masjid Agung Jawa Tengah
15.42: Wali Kota tiba di MAJT
16.17: Sambutan-sambutan
16.29: Pembacaan Suhuf
16.37: Pemukulan Bedug dan Bom Balon oleh Gubernur didampingi Wali Kota
17.00: Penutup
(ams/ams)











































