Dasar hitungan kalender Masehi dan Hijriah yang berlainan menyebabkan munculnya tanggal berbeda. Kalender Masehi memakai pergerakan Matahari, sedangkan kalender Hijriah berpatokan dengan posisi Bulan.
Bagi umat Islam, keberadaan kalender Hijriah adalah bagian hidup yang tak terpisahkan. Berbekal kalender inilah, pelbagai amal dikerjakan, seperti puasa Ayyamul Bidh, puasa Ramadhan, puasa Arafah, dan sholat Idul Fitri.
Karenanya, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui tanggal Hijriah setiap hari. Bagaimana dengan hari ini? Simak konversi Sabtu, 14 Februari 2026, ke dalam tanggalan Hijriah menurut pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah via uraian berikut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalender Hijriah Hari Ini 14 Februari 2026
Kalender Hijriah 14 Februari 2026 Menurut Pemerintah
Tanggal resmi pemerintah tercantum di Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis oleh Kementerian Agama. Dalam kalender itu, Februari 2026 diinformasikan beririsan dengan dua bulan hijriah, yakni Syaban dan Ramadhan.
Ramadhan diperkirakan pemerintah dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026. Sementara itu, Syaban yang merupakan bulan kedelapan kalender Hijriah telah dimulai sejak Selasa, 20 Januari 2026 lalu.
Dengan demikian, menurut versi pemerintah, 14 Februari 2026 dikonversi menjadi 26 Syaban 1447 H.
Kalender Hijriah 14 Februari 2026 Menurut NU
Dilihat dari akun Instagram resminya, @falakiyahnu, Lembaga Falakiyah NU telah mengeluarkan keputusan berkaitan dengan awal Syaban 1447 H. Keputusan itu tercantum dalam Pengumuman Nomor: 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026 tentang Awal Bulan Sya'ban 1447 H.
"Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Sya'ban 1447 H bertepatan dengan Selasa Pahing 20 Januari 2026 M (mulai malam Selasa) atas dasar rukyah," bunyi poin II dalam pengumuman itu.
Informasi serupa juga tertera dalam Almanak 2026 yang dikeluarkan Lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro. Kalender yang dibuat dengan mempertimbangkan kriteria imkanur rukyat NU itu menyebut 1 Syaban 1447 H bertepatan dengan Selasa, 20 Januari 2026.
Dengan demikian, menurut NU, 14 Februari 2026 bertepatan dengan 26 Syaban 1447 H.
Kalender Hijriah 14 Februari 2026 Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)-nya menginformasikan bahwa Februari 2026 beriringan dengan 2 bulan Hijriah. Keduanya adalah Syaban dan Ramadhan.
Ramadhan versi Muhammadiyah dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026. Adapun bulan Syaban-nya, telah dimulai sejak Selasa, 20 Januari 2026 lalu. Syaban ditetapkan Muhammadiyah berakhir pada 17 Februari 2026 mendatang.
Dengan demikian, Muhammadiyah mengonversi 14 Februari 2026 sebagai 26 Syaban 1447 H.
Untuk tambahan informasi, dilihat dari laman Suara Muhammadiyah, KHGT mulai dipakai pada awal 1447 H. Kalender ini bertujuan untuk menyatukan tanggalan umat Islam seluruh dunia sehingga tidak ada lagi perbedaan waktu.
Bacaan Doa Akhir Bulan Syaban
Syaban adalah bulan terakhir yang tiba tepat sebelum Ramadhan dimulai. Karenanya, tidak sedikit umat Islam yang mulai mencari-cari doa akhir bulan Syaban menjelang berakhirnya bulan kedelapan ini.
Disadur dari buku Potret Ibadah Salaf tulisan H Brilly El-Rasheed, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah mengajarkan doa khusus pada akhir Syaban. Begitu pula doa agar dipertemukan dengan Ramadhan.
Meski begitu, detikers dapat membuat lafal doa sendiri atau berdoa secara mutlak. Isinya pun bebas, seperti meminta kepada Allah SWT agar dipanjangkan umur dan sempat berjumpa Ramadhan. Boleh pula meminta agar dimudahkan dalam beribadah selama bulan puasa.
Bingung redaksinya? Umat Islam dapat mencontoh doa yang dahulu dipanjatkan para salaf. Tidak tanggung-tanggung, mereka sudah memohon kepada Allah SWT untuk dipertemukan Ramadhan sejak 6 bulan sebelum bulan puasa itu tiba.
Diambil dari buku Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan: Panduan Lengkap Menyambut Bulan Ramadhan dari Sebelum Ramadhan Sampai Setelahnya tulisan Abu Maryam Kautsar Amru, bacaan doanya:
اللهم سلمني إلى رمضان وسلم لي رمضان وتسلمه مني متقبلا
Arab Latin: Allāhumma sallimnī ilā Ramaḍān, wa sallim lī Ramaḍān, wa tasallamhu minnī mutaqabbalan.
Artinya: "Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadan, dan antarkanlah Ramadan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadan."
Doa ini bisa dipanjatkan pada akhir bulan Syaban. Tentunya, tanpa meyakini adanya tuntunan atau keutamaan khusus. Mengingat, lafalnya tidak bersumber dari Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.
Wallahu a'lam bish-shawab.
Demikian kalender Hijriah hari ini 14 Februari 2026 dan bacaan doa akhir bulan Syaban. Semoga penjelasannya bermanfaat, ya, detikers!
