Hari Ketiga Pencarian Siswi SMP Hanyut di Semarang, 1 Motor Ditemukan

Hari Ketiga Pencarian Siswi SMP Hanyut di Semarang, 1 Motor Ditemukan

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Kamis, 12 Feb 2026 18:54 WIB
Penampakan motor milik korban tewas terseret banjir Semarang, Kamis (12/2/2026).
Penampakan motor milik korban tewas terseret banjir Semarang, Kamis (12/2/2026). Foto: Dok Basarnas Semarang
Semarang -

Tim SAR Gabungan telah menemukan satu motor Honda Beat milik F (16), siswi SMA korban tewas akibat terseret banjir di Sungai Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Motor ditemukan 500 meter dari lokasi kejadian.

Hal itu disampaikan Kasi Operasi Basarnas Kota Semarang, Moel Wahyono. Ia menjelaskan, motor milik F ditemukan di hari ketiga pencarian siswi SMPN 3 Boja, NE.

"Sementara hasil masih nihil, karena cuaca hujan. Tapi ditemukan satu motor Beat, kalau yang Scoopy-nya belum," kata Moel saat dihubungi detikJateng, Kamis (12/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, motor tersebut ditemukan pagi tadi di dekat posko tim SAR, oleh warga yang mengikuti proses pencarian. Motor ditemukan di tengah sungai dan tersangkut bebatuan.

"Ditemukan sejauh 500 meter dari lokasi kejadian. Masih di Sungai Karangmalang, pagi tadi," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Motor itu ditemukan dalam kondisi sudah rusak karena terkena benturan bebatuan di aluran sungai dan hanyut terseret air. Saat ini, pencarian korban berinisial NE pun terus dilakukan manual di darat.

"Sementara rekan-rekan masih penyisiran, kalau yang di sungai ini sudah kita hentikan karena debit air juga kencang dan agak riskan untuk teman-teman, kondisi juga hujan," ujarnya.

Moel pun mengimbau masyarakat untuk terus berhati-hati, mengingat hujan lebat terus turun dan bencana hidrometeorologi juga terjadi di beberapa titik di Kota Semarang.

Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap siswi SMP yang hanyut terseret banjir Semarang, Kamis (12/2/2026).Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap siswi SMP yang hanyut terseret banjir Semarang, Kamis (12/2/2026). Foto: Dok Basarnas Semarang

"Karena turun hujan terus, khususnya di Semarang beberapa hari ini kan intensitasnya cukup deras, mengakibatkan tidak hanya di sungai, namun di daratan juga banyak genangan dan air yang mengalir cukup deras, riskan bagi pengendara motor," ujarnya.

"Jangan menerobos jalan yang saat itu memang ada arus yang sangat kencang, karena ditakutkan terpeleset atau hanyut. Mohon kehati-hatiannya sehingga tidak lagi timbul korban seperti kejadian yang korban kita cari ini," lanjutnya.

Sebelumnya, siswi SMA berinisial FMN (16) hanyut di Sungai Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang pada Selasa (11/2) kemarin. Jenazah korban ditemukan Rabu (11/2) pagi di Sungai Cepoko, Kecamatan Mijen.

"Ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh (relawan) Banser yang sedang menyisir," kata Kapolsek Mijen, Kompol Sutowo, saat ditemui detikJateng di rumah duka, Rabu (11/2).

Sutowo mengatakan korban merupakan siswi kelas 10 di salah satu SMA di Kota Semarang. Korban merupakan warga Dusun Gares, Desa Kliris, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.



(afn/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads