Tanah Gerak di Tegal Terus Berlangsung, Warga Ramai-ramai Kosongkan Rumah

Tanah Gerak di Tegal Terus Berlangsung, Warga Ramai-ramai Kosongkan Rumah

Imam Suripto - detikJateng
Senin, 09 Feb 2026 16:48 WIB
Evakuasi barang-barang milik warga terdampak tanah gerak di Tegal menggunakan mobil offroad, Senin (9/2/2026)
Evakuasi barang-barang milik warga terdampak tanah gerak di Tegal menggunakan mobil offroad, Senin (9/2/2026) (Foto: Imam Suripto/detikJateng)
Tegal -

Bencana alam tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, masih berlangsung. Warga terdampak beramai-ramai mengosongkan rumah dengan memindahkan barang yang masih dipakai.

Kepala Desa Padasari, Mashuri mengatakan, sejak 2 Februari, pergerakan tanah masih terus berlangsung hingga hari ini. Pihak desa mengimbau, agar warga mengosongkan rumah dengan memindahkan barang-barang rumah tangga yang masih bisa dipakai.

"Masih terus berlangsung selama masih hujan. Warga sudah diminta mengosongkan rumah, barang-barang rumah tangga agar dipindah," kata Mashuri, Senin (9/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga hari ini, data rumah terdampak sebanyak 464 unit dengan rincian 205 rusak berat, 174 rusak sedang dan 85 rusak ringan. Fasilitas sosial 21 unit, peribadatan 7 unit, pendidikan 7 unit, dan pemerintahan 1 unit. Untuk infrastruktur jalan desa dan kabupaten sebanyak 3 titik, 1 bendung irigasi dan 1 jembatan desa.

"Kemungkinan terdapat penambahan jumlah rumah terdampak dari semula 464 unit. Jumlah pasti masih dihitung dan direkapitulasi oleh Dinas Perkim," tambah Mashuri.

ADVERTISEMENT

Proses pemindahan barang terkendala kondisi jalan yang rusak akibat pergerakan tanah. Selain rusak dan tidak bisa dilalui kendaraan biasa, jaraknya juga lumayan jauh. Karena itu, warga mengaku kesulitan memindahkan barang dari rumah ke tempat aman.

Tagino (37) warga Padasari mengaku, instruksi mengosongkan desa sudah ada sejak 3 hari lalu. Alasannya, tanah gerak masih terjadi di desa ini.

"Sejak 3 hari lalu, tempat ini suruh dikosongkan. Warga dibantu relawan mengevakuasi barang barang yang tertinggal di rumah," ujar Tagino.

Dibantu Komunitas Jip

Beruntung, proses ini mendapat bantuan dari komunitas jip offroad. Armada ini disiagakan di lokasi untuk membantu memindahkan barang warga menerabas medan yang ekstrem.

Ketua Komunitas Tegal American Jeep, Ahmad Atiq menyebutkan, bhakti sosial ini melibatkan sejumlah kelompok jip offroad. Tujuannya mengangkut warga yang akan mengungsi dan barang keluar lokasi bencana.

"Kami melibatkan komunitas American Jeep, IOF dan SJI, Bregas 4x4 dan TDI untuk membantu korban. Kami mengupayakan evakuasi warga dan barang barang yang tidak bisa keluar dari area bencana karena akses terbelah. Jalan itu bisa dilalui mobil dengan penggerak 4x4," beber Atiq.

Selain menyediakan alat transportasi, kelompok ini juga ikut andil dalam trauma healing pascabencana. Kegiatan ini dilaksanakan di lokasi pengungsian agar warga terdampak tidak mengalami trauma.



(aku/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads