Seorang pengemudi mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kebumen, Ajiz Setyo Wihantoro (39) diamankan polisi usai menabrak pagar sekolah dan mengamuk warga. Ajiz diketahui dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras.
Aksi arogansi Ajiz terjadi pada Jumat 96/2/2026) sore. Saat itu, pria warga Desa Karangsambung, Kecamatan Karanggayam, tersebut mengemudikan mobil MBG dan menabrak gerbang SDN Clapar, Kecamatan Karanggayam dan talud.
Diketahui, mobil itu dibawa Ajiz sudah di luar jam kerja pengantaran MBG dan untuk kepentingan pribadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu karena psikologis, karena mabuk. Memang asli sopir MBG dapur Wonotirto Kecamatan Karanggayam. Tujuan pakai mobil itu sih di luar jam kerja, katanya digunakan untuk kepentingan pribadi. Kalau arahnya dari Desa Clapar ke arah Gebangan," ungkap Plh Kapolsek Karanggayam, Ipda Samun saat dihubungi detikJateng, Sabtu (7/2/2026).
Samun menjelaskan, usai kejadian itu, warga berusaha mendekat dan hendak menolong pelaku. Akan tetapi, bukannya menerima pertolongan warga, Ajiz justru emosi dan ngamuk ke warga dengan membabi buta.
Warga pun melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Sejumlah personel polisi langsung meluncur ke lokasi kejadian dan mengamankan pelaku.
"Ketika itu warga mau menolong, tapi karena yang bersangkutan itu psikologisnya tidak stabil malah ngamuk ke warga sekitar secara membabi buta. Terus kita amankan ke Polsek Karanggayam," jelasnya.
Saat kejadian sekolah dalam keadaan kosong. Meski tidak ada korban dari pihak sekolahan, namun belasan warga menjadi korban amukan pelaku.
"Korban tidak ada yang luka berat, korban sekitar 15 orang luka kena pentung kena jotos. Yang pas nabrak malah nggak ada korban. Ini korban dari warga yang mau menolong, dia keluar dari mobil malah ngamuk ke warga sekitar. SD kosong karena kejadian sekitar jam 17.00 WIB," tuturnya.
Sopir Ugal-ugalan
Sebelum peristiwa itu terjadi, sopir sudah terpantau oleh warga sekitar mengemudi mobil secara ugal-ugalan. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil melaju tidak terkendali hingga menabrak pagar gerbang SD dan talud.
"Pengemudi itu memang sudah terpantau mengemudi mobil secara ugal-ugalan. Sesampainya di TKP itu kan agak naik terus belok, nah itu tidak terkendali terus nabrak pagar gerbang SD. Setelah itu mobil pecah ban, oleng lagi maju nabrak dinding talud depan SD," pungkasnya.
(apl/dil)











































