Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Brigjend Sudiarto, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, sore tadi. Kecelakaan ini melibatkan empat kendaraan.
Kecelakaan itu viral di media sosial usai diunggah salah satunya di akun Instagram @informasi.semarang. Tampak sebuah truk merah menabrak bagian belakang truk kuning.
"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas, melibatkan 2 unit truck dan 1 unit kobil. Lokasi TL Pedurungan," tulis akun itu, dikutip detikJateng, Minggu (8/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dimintai konfirmasi, Kasubnit Gakkum II Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.45 WIB, di Jalan Brigjend Sudiarto, Kecamatan Pedurungan.
"Melibatkan truk kontainer merah, truk fuso kuning, mobil Toyota Rush, dan Toyota Avanza," kata Novita melalui pesan singkat.
Ia menyebut, tak ada korban jiwa maupun pengemudi yang terluka akibat kejadian tersebut. Polisi masih mendalami apakah dugaan rem blong salah satu truk menjadi penyebab kecelakaan.
"Korban luka-luka nihil. (Apakah ada dugaan rem blong?) Masih didalami," ungkapnya.
Novita menjelaskan, kecelakaan bermula saat truck kontainer merah yang dikendarai warga asal Gajahmungkur, Supriyanto (53) tengah melaju dari arah Mranggen ke arah Kota Semarang.
"Sesampai di TKP, diduga pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraannya sehingga terjadi laka lantas dengan truk fuso warna kuning yang sedang berhenti saat lampu lalu lintas merah," ungkapnya.
"Truk kuning yang menunggu lampu berganti hijau itu pun terdorong ke depan membentur mobil Toyota Rush hitam dan mobil Toyota Avanza warna silver yang berhenti di depannya," lanjutnya.
Hal itu dibenarkan salah satu saksi, Arik (48). Namun ia hanya melihat kecelakaan melibatkan satu truk kontainer merah, satu truk dump kuning, mobil Toyota Rush, dan satu motor.
"Posisi kendaraan lagi berhenti, terus tiba-tiba ditabrak dari belakang," kata Arik saat dikonfirmasi.
Dia menyebut, benturan keras berasal dari truk kontainer paling belakang. Akibat tertabrak, truk kuning pun terdorong sehingga terjadi kecelakaan beruntun.
"(Diduga truk) kontainernya remnya blong," ujarnya.
