Gus Yusuf Mundur dari PKB, Ini Alasannya

Gus Yusuf Mundur dari PKB, Ini Alasannya

Eko Susanto - detikJateng
Jumat, 06 Feb 2026 20:38 WIB
Gus Yusuf Mundur dari PKB, Ini Alasannya
Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf di Ponpes API Tegalrejo, Magelang, Jumat (6/2/2026). (Foto: Eko Susanto/detikJateng)
Magelang -

Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf mundur dari kepengurusan struktural Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah maupun DPP PKB. Gus Yusuf beralasan bakal konsentrasi mengurusi pesantren.

"Saya tahun-tahun ini diminta untuk konsentrasi ke pesantren. Ini lagi banyak program di pesantren, maka saya off dari PKB untuk konsentrasi ke pesantren. Baik dari DPW maupun DPP," kata Gus Yusuf kepada wartawan di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Jumat (6/2/2026).

"Saya kemarin ke Jakarta ikut acara (pelantikan pengurus DPW PKB se-Indonesia) sekaligus ya pamitan ke ketua umum, ke sekjen, ke teman teman DPP. Bahwa saya off dulu dari PKB untuk konsentrasi ke pesantren," sambung Gus Yusuf.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Yusuf sendiri menjadi Ketua DPW PKB Jawa Tengah sejak tahun 2012. Kemudian, masa kepengurusannya berakhir pada 29 Januari 2026 atau kurang lebih 2,5 periode kepengurusan.

"Banyak program-program pesantren. Tegalrejo mau bikin bikin ma'had aly (satuan pendidikan yang berada di lingkungan pesantren). Kita juga ada tanggungan untuk di IKN (mendirikan SMK) dan lain sebagainya. Ya intinya saya off dari PKB untuk konsentrasi ke pesantren," beber Gus Yusuf.

ADVERTISEMENT

Meski berhenti dari kegiatan PKB, Gus Yusuf juga melakukan kaderisasi sekaligus fokus mengurus pesantren.

"Ya kalau saya itu saja lah (mengurus pesantren). Kalau sekaligus istilahnya kaderisasi lah. Biar Jawa Tengah ini banyak potensi PKB yang luar biasa. Tinggal kita munculkan saja agar ada kaderisasi," tegasnya.

"Alhamdulillah sistem di PKB, kaderisasi, mesin organisasinya sudah lumayan bagus, lumayan tertata. Saya sudah dua periode setengah, saya ninggalin sistem, ninggalin kaderisasi di Jawa Tengah di setiap DPC-DPC. Di setiap daerah daerah itu sudah muncul kader-kader yang luar biasa. Itu yang menjadikan kita optimis, PKB kedepan Insyaallah tetap akan besar," imbuhnya.

Gus Yusuf mengaku Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin masih ingin dia berada di PKB.

"Ya wajarlah teman-teman (gondeli). Cak Imin ya terus terang gondeli. Karena ini Jawa Tengah, Muswil kan ditunda sampai dua kali. Ya kalau saya sebagai kader, sebagai warga NU, saya tetap memandang PKB itu partai yang dilahirkan NU. Kita juga tetap punya tanggung jawab moral untuk ikut mengawal itu," tegasnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris DPW PKB Jawa Tengah periode 2026-2031, Sukirman mengatakan, Gus Yusuf mendapat tugas maha penting dari Ketua Umum Gus Muhaimin dan itu merupakan amanat dari para kiai.

"Sebagai pengurus, kami turut berbangga dan senang bila Gus Yusuf diberi tugas khusus. Artinya Gus Yusuf punya kapasitas lebih dan dipercaya," kata Sukirman tanpa menyebut tugas khusus tersebut.

"Kami akan teruskan yang telah dicapai Gus Yusuf dalam memimpin PKB Jawa Tengah. Prestasinya menaikkan kursi DPRD dan memiliki banyak kader sebagai Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah akan kami tingkatkan. Tugas berat bagi kami, tetapi akan mudah karena Gus Yusuf telah memberikan banyak ilmu kepada kami untuk kami terapkan dalam pertarungan elektoral. Selain itu kolektif kita bersama Gus Yusuf sangat terjaga dan solid," imbuhnya.

Untuk diketahui, berikut pengurus DPW PKB Jawa Tengah Periode 2026-2031:

Ketua Dewan Syuro: KH Munif Zuhri

Sekretaris Dewan Syuro: Mahsun

Ketua Dewan Tanfidz: H Sarif Abdillah SPd I (Wakil Ketua DPRD Jateng).

Sekretaris: H Sukirman SS MS (Wakil Bupati Pekalongan)

Bendahara: Deni Septifian.




(alg/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads