Seorang anak SD inisial A (9), tenggelam saat bermain di Sungai Kaligarang, Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Korban berhasil diselamatkan oleh warga yang kebetulan melintas.
Pantauan detikJateng di Sungai Kaligarang, sekitar pukul 14.30 WIB, tampak arus sungai tak deras, tetapi airnya cukup dalam. Korban pun sudah dibawa ke Puskesmas Lamongan Sari.
Beberapa lama setelah diturunkan dari ambulans, korban kembali dibawa masuk dan dipindahkan ke RSUP Dr Kariadi bersama ibunya. Korban masih nampak merintih dan menggunakan alat bantuan pernapasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua RW 6 Deliksari, Supangat mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB usai salat Jumat.
Sinang (40) saat diwawancara usai selamatkan bocah tenggelam di Semarang, Jumat (6/2/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng |
"Abis salat Jumat ada laporan warga tenggelam. Ternyata warga kita sendiri, akhirnya saya sama Pak RT bareng-bareng ke lokasi, ternyata itu anak tenggelam," kata Supangat di Puskesmas, Jumat (6/2/2026).
Menurut Supangat, korban bermain di sungai bersama sekitar lima temannya. Diduga korban tidak menyadari adanya bagian sungai yang cukup dalam.
"Lagi main di sungai. Kaligarang itu kan ada yang cetek (dangkal), ada yang dalam. Mungkin pas itu dia masuk ke bagian dalam," ujarnya.
Korban berhasil diselamatkan oleh karyawan swasta bernama Sinang (40). Sinang mengatakan dirinya saat itu baru pulang kerja saat tiba-tiba teman korban menghampirinya meminta tolong. Sinang yang memarkirkan motor di sekitar TKP pun langsung terjun ke sungai.
Suasana Sungai Kaligarang, Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, dibawa ke Puskesmas terdekat, Jumat (6/2/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng |
"Awalnya temannya minta tolong katanya ada yang tenggelam. Saya langsung nyemplung, sekitar lima menit ketemu," kata Sinang.
Sinang menyebut kedalaman air di lokasi sekitar dua meter. Saat ditemukan, kondisi korban sudah mengkhawatirkan.
"Pas saya angkat itu kondisinya mulutnya sudah biru, berbusa. Saya naikin ke atas, pertolongan pertama, terus airnya sudah keluar, terus saya bingung penangananya," jelasnya.
Setelah itu, Sinang akhirnya mendatangi rumah korban untuk mencari keluarganya. Namun rumah korban keadaan kosong. Siang akhirnya menemui Ketua RW dan korbandilarikan ke fasilitas kesehatan.
"Kondisinya waktu dibawa ke sini sudah ada rintihan kecil," ungkapnya.
Sinang mengaku mengenal korban karena masih satu lingkungan. Ia juga menyebut korban jarang bermain di sungai. Namun kebetulan usai pulang sekolah ia bermain di sungai dengan temannya.
"Ternyata itu tetangga saya sendiri. Kayaknya posisi pulang sekolah, tasnya masih ada. Cuma anak-anak kecil itu, ada yang takut juga terus pulang," ucapnya.
Sinang menambahkan arus Sungai Kaligarang saat kejadian tidak deras. Korban diduga tenggelam di bagian sungai yang membentuk cekungan di bawah jembatan.
"Airnya alhamdulillah nggak deras, cuma memang legokan di bawah jembatan, sekitar 2 meter lah ketdalamannya," katanya.
(afn/dil)


