Penebangan pohon randu alas raksasa di Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, dilanjutkan hari ini. Selama penebangan berlangsung, aliran listrik di sekitar lokasi dipadamkan.
Penebangan randu alas ini dilaksanakan sejak Senin (2/2) kemarin. Adapun hari ini proses penebangan baru dimulai sekitar pukul 11.00 WIB.
"Kemarin tidak memungkinkan karena sudah sore. Dan tenaga manusia juga ada batasannya," kata Kepala Desa Tuksongo, M Abdul Karim di lokasi, Selasa (3/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia tidak memasang target sampai kapan penebangan itu selesai.
"Jadi kita memang pelan tapi pasti, dengan harapan penebangan diberi kelancaran, tidak ada halangan apa pun. Kita utamakan aspek keselamatan," ujar dia.
Karim menjelaskan, penebangan baru dimulai pukul 11.00 WIB karena di kawasan Borobudur sedang berlangsung acara tradisi sadranan.
"Tentunya kita harus menghormati. Dan dari pihak PLN bisa memadamkan listrik di jam 11.00 WIB. Kita pada hari ini diberikan waktu selama 4 jam (pemadaman listrik)," jelasnya.
Karim menambahkan, kayu hasil tebangan randu alas itu akan dimanfaatkan. Hingga pukul 12.00 WIB tadi, proses penebangan baru berhasil memotong dua cabang.
"Pada intinya kita manfaatkan atau amankan dari bawah setinggi 8 meter. Itu yang kami amankan rencana untuk monumen Desa Tuksongo," pungkasnya.
(dil/afn)











































