Detik-detik Kebakaran Hanguskan Rita Pasaraya Cilacap

Detik-detik Kebakaran Hanguskan Rita Pasaraya Cilacap

Anang Firmansyah - detikJateng
Selasa, 03 Feb 2026 11:34 WIB
Detik-detik Kebakaran Hanguskan Rita Pasaraya Cilacap
Kondisi Rita Pasaraya Cilacap yang terbakar hebat di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Selasa (3/2/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng
Cilacap -

Kebakaran hebat melanda Rita Pasaraya Cilacap, Senin (2/2) malam. Polisi mengungkap api pertama kali diketahui muncul dari lorong di antara Rita Pasaraya dan Ruko Roti Inyonge, hingga akhirnya menghanguskan hampir seluruh bangunan pusat perbelanjaan tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.11 WIB. Seorang petugas keamanan yang berjaga di sekitar Bank Mandiri Cabang Cilacap melihat kepulan asap keluar dari lorong di antara Rita Pasaraya Cilacap dan Ruko Roti Inyonge. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan melaporkannya ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cilacap.

Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat sekitar pukul 22.05 WIB di bagian plafon lantai satu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Api pertama kali terlihat di plafon lantai satu, tepatnya di area antara ruang genset dan ruang pendingin atau fish dan meat," kata Budi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, upaya pemadaman awal sempat dilakukan oleh pihak internal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak berhasil.

"Pemadaman awal menggunakan APAR sempat dilakukan oleh pihak internal, tetapi api terus membesar," ujarnya.

Sekitar pukul 22.10 WIB, lanjut Budi, api mulai menjalar ke lantai dua yang merupakan area gudang fashion. Tak lama kemudian, dari luar gedung terlihat asap hitam pekat membumbung dari sisi kiri atas bangunan.

"Sekira pukul 22.12 WIB, dari luar gedung terlihat kepulan asap hitam pekat dari sisi kiri atas bangunan Rita Pasaraya," jelasnya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Polresta Cilacap juga menerjunkan personel untuk membantu penanganan di lapangan, termasuk mengerahkan satu unit mobil Armoured Water Cannon (AWC) guna mempercepat pengendalian api.

"Kami menerjunkan personel dan satu unit mobil AWC untuk membantu proses pemadaman agar api bisa segera dikendalikan," kata Budi.

Kobaran api terus membesar hingga sekitar pukul 22.55 WIB. Hampir seluruh bangunan Rita Pasaraya dilaporkan terbakar.

Budi menyebut pada saat kejadian arus lalu lintas sempat ditutup agar proses pemadaman bisa selesai. Selain itu juga mengamankan lokasi sebagai antisipasi tindakan penjarahan.

"Pengamanan dilakukan untuk mencegah terjadinya penjarahan serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif," ungkapnya.

Memasuki dini hari, sekitar pukul 00.05 WIB, api kembali merambat dan membakar tiga ruko di sekitar lokasi, yakni Sport Station, Sushi Reato, dan Toko Bolde.

Setelah upaya pemadaman intensif yang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran, kepolisian, serta instansi terkait, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.00 WIB.

"Alhamdulillah, api dapat dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB dan tidak sampai menjalar ke permukiman warga," pungkas Budi.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran dan besaran kerugian.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran melanda gedung pusat perbelanjaan Rita Pasaraya Cilacap yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Senin (2/2), sekitar pukul 22.00 WIB. Hingga saat ini petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan lokasi kejadian.

Salah seorang warga sekitar, Lusi Ayu (29), mengatakan asap terlihat cukup pekat sejak pukul 22.00 WIB. Tak lama kemudian, titik api mulai terlihat dari luar gedung.

"Awalnya itu ada asap mengepul tebal sekitar pukul 22.00 WIB dari dalam gedung Rita Pasar Raya. Terus setelah beberapa lama baru kelihatan titik api dari luar. Warga juga ramai banget semalam," kata Lusi saat dihubungi detikJateng, Selasa (3/2).

Lusi menyebut api pertama kali muncul dari lantai 1 gedung, kemudian merambat ke lantai 2 dan lantai 3.

"Korban jiwa sih informasinya tidak ada. Awal mulanya api dari lantai satu, lalu merambat ke lantai dua dan tiga," jelasnya.

Halaman 2 dari 2
(apu/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads