Tak Punya SIM Nekat Nyetir, Bocah SMA Seruduk Angkringan-3 Motor di Semarang

Tak Punya SIM Nekat Nyetir, Bocah SMA Seruduk Angkringan-3 Motor di Semarang

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Selasa, 03 Feb 2026 11:57 WIB
Lokasi kecelakaan di Jalan Dr Wahidin, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, dipotret Selasa (3/2/2026).
Lokasi kecelakaan di Jalan Dr Wahidin, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, dipotret Selasa (3/2/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Satu unit mobil yang dikemudikan bocah SMA melaju ugal-ugalan hingga menabrak tiga motor dan satu warung angkringan di Jalan Dr Wahidin, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.

Peristiwa itu terjadi kemarin sore. Kabar awalnya diunggah akun Instagram @informasi.semarang. Dalam unggahan itu terlihat tiga sepeda motor remuk dan satu mobil berkelir putih yang menabraknya juga ringsek di bagian depannya.

"2 Februari 2026, 17.15 WIB. Terjadi kecelakaan sebuah mobil Toyota lnnova menabrak 3 motor dan angkringan, lokasi kejadian di Jl Dr Wahidin depan Superindo," tulis akun @informasi.semarang, Selasa (3/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belum di ketahui kondisi dan jumlah korban, namun informasi yang didapat bahwa pengendara mobil masih di bawah umur dan sempat menjadi amukan massa," lanjutnya.

Pantauan detikJateng di lokasi kejadian, angkringan yang tertabrak itu belum buka pagi ini. Istri salah satu pemilik motor yang rusak tertabrak mobil, Fenia (27) menyebut kecelakaan terjadi Senin (2/2) sekitar pukul 17.15 WIB.

ADVERTISEMENT

"Tadi pagi saya tanya suami saya, katanya sore itu ada mobil dari selatan nyalip kendaraan agak kenceng sampai keluar jalan," kata Fenia kepada detikJateng di lokasi, Selasa (3/2/2026).

Ia mengatakan, mobil yang melaju kencang itu kemudian menabrak angkringan dan tiga motor yang terparkir di depan angkringan. Beruntung, suaminya tidak berada di atas motor saat kejadian berlangsung.

"Suami saya lagi di angkringan ngopi atau apa, parkir motornya di situ. Terus ada mobil kenceng, nabrak, kena motor. Alhamdulillah nggak kena suami saya," ujar Fenia.

Menurut dia, mobil itu menabrak motor suaminya, motor milik teman suaminya, dan motor si pemilik angkringan. Ketiga pemilik motor pun langsung ke Polsek terdekat bersama si pengemudi mobil.

"Sudah semalam ke Polsek, kemarin saya juga nggak tanya banyak-banyak. Tahunya suami saya diganti uang Rp 7 jutaan buat mengganti motor yang remuk, motornya Beat lama," ucap Fena.

Salah seorang warga sekitar, Suryo (55) menyebut mobil itu menabrak pohon sebelum menabrak angkringan, sehingga angkringan tak sampai roboh.

"Mobilnya kenceng, saya tahu-tahu dengar suara kenceng 'jebret', ternyata nabrak pohon dekat angkringan sama motor. Kalau nggak ada pohon itu mungkin kena orang-orang di angkringannya," kata Suryo kepada detikJateng.

Saat mendatangi lokasi, Suryo tidak melihat si pengemudi mobil secara langsung. Kondisi yang ramai membuatnya tak tahu yang mana si pengemudi mobilnya.

"Pas tak parani (saya datangi) orang-orang bilang 'sing nabrak cah cilik (yang menabrak anak kecil). Saya nggak tahu juga, katanya pas nyalip itu banter (kencang). Terus ramai, tapi nggak diamuk massa," jelasnya.

Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Candisari Iptu Rudi membenarkan ada insiden tersebut kemarin. Ia menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu.

"Sudah kami tangani. Kedua belah pihak sudah di Polsek kemarin. Korban jiwa nihil, hanya (kerugian) material saja," kata Rudi melalui pesan singkat kepada detikJateng.

Rudi juga membenarkan si pengemudi mobil itu merupakan pelajar SMA. Dia juga menegaskan bahwa si pengemudi mobil tidak dihajar massa.

"(Pengemudi di bawah umur?) Pengemudi masih pelajar SMA dan belum punya SIM, tidak diamuk massa," jelasnya.

Dari hasil mediasi, kasus itu berakhir damai dengan pihak pengemudi mobil mengganti seluruh kerugian yang ditimbulkannya.

"Dari korban menuntut ganti kerugian materiil, alhamdulillah dari pihak keluarga pelaku menyanggupi untuk mengganti kerugian. Alhamdulillah mediasi berjalan dengan lancar," pungkas Rudi.



(dil/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads