Red notice buron telah diterbitkan Interpol atas kasus dugaan korupsi tata kelola minyak Riza Chalid (MRC). Lantas, di mana Riza saat ini?
"Bahwa subjek Interpol red notice ini memang berada di salah satu negara yang sudah kami identifikasikan dan sudah kami petakan dan kami pun sudah menjalin kontak," kata Sekretaris NCB Hubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko di Mabes Polri, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari detikNews, Minggu (1/2/2026).
Untung menyebut Markas Besar Interpol Lyon, Prancis, menerbitkan red notice untuk Riza Chalid. Meski begitu, Riza tidak berada di Prancis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait dengan Interpol red notice yang diterbitkan oleh Lyon, karena kami sebagai requesting country, kami sebagai negara peminta, untuk red notice diterbitkan oleh Markas Besar Interpol di Lyon, dan keberadaan subjek saudara MRC kami pastikan bukan berada di Lyon, Prancis, tapi ada di salah satu negara member country dari Interpol itu sendiri," ucap dia.
Lebih lanjut, Untung menerangkan, tim tengah menuju ke negara yang diduga menjadi pelarian Riza. Namun, Untung belum menjelaskan detail lokasi tersebut.
"Kami tidak dapat menyebutkan spesifik berada di mana dan kami sudah berangkat ke negara tersebut, untuk red notice ini disebar ke 196 member country dan tentunya sudah menjadi pengawasan dari 196 member country," katanya.
Perlu diketahui, Polri mengumumkan red notice telah diterbitkan Interpol terhadap Riza. Adapun red notice tersebut terbit pada 23 Januari 2026.
"Interpol, red notice atas nama Muhammad Riza Chalid atau disebut MRC telah terbit pada hari Jumat, 23 Januari 2026," ujar Brigjen Untung Widyatmoko dalam konferensi pers di Polri, Jakarta Selatan, Minggu (1/2).
(iaf/ams)











































